Meriah Parade Kebangsaan di Atambua, Bukti Semangat Masyarakat Perbatasan RI-RDTL Semarakkan HUT Kemerdekaan
Diterbitkan Jumat, 14 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST ATAMBUA – Sebanyak 121 peserta dari berbagai elemen masyarakat Kabupaten Belu mengikuti Parade Kebangsaan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Parade dilepas langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay di Plataran Plaza Perisijinan Timor Atambua, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian perayaan kemerdekaan di wilayah perbatasan RI-Timor Leste.
Parade kebangsaan kategori umum ini diikuti peserta dari jenjang SD, SMP, SMA, instansi Pemda, hingga lembaga vertikal* se-Kabupaten Belu.
Para peserta tampil dengan beragam busana yang merepresentasikan kekayaan budaya dan profesi. Mulai dari pakaian adat Nusantara, pakaian profesi seperti guru, dokter, TNI, Polri, hingga petani dan nelayan.
Instansi pemerintah daerah dan vertikal juga turut ambil bagian dengan memperkenalkan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat melalui atribut dan yel-yel.
“Keikutsertaan semua dalam parade kebangsaan tidak hanya menjadi ajang untuk memeriahkan HUT ke-81 RI, tetapi juga sarana untuk menanamkan semangat nasionalisme, meneladani nilai-nilai perjuangan serta menanamkan rasa cinta tanah air,” ujar Bupati Willy Lay dalam sambutannya.
Bupati Belu mengingatkan bahwa kemerdekaan diraih dengan pengorbanan besar para pahlawan.
“81 tahun yang lalu para perintis mempertaruhkan nyawanya untuk kemerdekaan Indonesia dan hari ini kita hadir di sini untuk mengisi kemerdekaan,” ucap Willy Lay.
Ia menekankan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan tidak hanya lewat seremoni, tetapi juga melalui sikap saling menghargai dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.
Sebagai daerah perbatasan, Kabupaten Belu memiliki kemajemukan suku, agama, dan budaya yang tinggi. Menurut Bupati, perbedaan itu bukan penghalang, melainkan kekuatan.
“Kita di Belu memiliki keberagaman yang majemuk. Kita adalah satu. Mari bersama berkolaborasi membangun Indonesia yang maju, adil, dan makmur,” tegasnya.
Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT RI ke-81 sebagai kesempatan memperkokoh rasa cinta tanah air serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
BACA JUGA:
Bupati Belu Willy Lay: Gerak Jalan 45 KM Simbol Semangat Perjuangan, Ada Peluang Kerja ke Jepang
Pantauan di lokasi, ribuan warga memadati Plaza Perisijinan untuk menyaksikan parade. Antusiasme tinggi ini menunjukkan besarnya semangat masyarakat perbatasan dalam menyemarakkan kemerdekaan.
Selain sebagai hiburan rakyat, parade ini juga dinilai efektif menanamkan nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme, khususnya kepada generasi muda.
Dengan semangat “Bhinneka Tunggal Ika”, pemerintah Kabupaten Belu berharap seluruh masyarakat terus menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif. Serta bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor-Leste.
“Di perbatasan ini, persatuan adalah harga mati. Kalau kita bersatu, pembangunan akan cepat. Kalau kita terpecah, kita akan tertinggal,” pungkas Bupati Willy Lay.***
