Dr. Iswadi: Survei Kepuasan Prabowo Adalah Cermin, Ini 5 Langkah Untuk Naikkan Kepercayaan Publik
Diterbitkan Jumat, 31 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Menanggapi sejumlah hasil survei terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Pengamat Pendidikan dan Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia / SPBI, Dr. Iswadi, M.Pd., menilai survei harus dijadikan instrumen evaluasi untuk pembenahan.
“Survei kepuasan publik bukan semata-mata menunjukkan tingkat penerimaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi cerminan harapan rakyat terhadap arah pembangunan nasional,” ujar Dr. Iswadi di Jakarta, Jumat 31/7/2026.
Menurutnya, yang lebih penting dari angka survei adalah bagaimana hasil itu diterjemahkan menjadi kebijakan nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Dr. Iswadi mengapresiasi langkah awal Pemerintahan Prabowo yang telah memulai program strategis di bidang ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, peningkatan SDM, dan kesejahteraan masyarakat.
Namun ia mengingatkan pemerintah agar tidak berpuas diri meski angka kepuasan publik tinggi. Hasil survei justru harus menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan, terutama di sektor yang masih menjadi perhatian masyarakat.
“Semangat membangun bangsa harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok. Kritik yang konstruktif, disertai solusi yang realistis, akan menjadi energi positif bagi pemerintah,” tegasnya.
BACA JUGA:
Kopinus Usul Ke Presiden Prabowo: Pertimbangkan Dr. Iswadi Masuk Kabinet Merah Putih
Untuk mendorong peningkatan kepercayaan publik, Dr. Iswadi mengusulkan 5 langkah prioritas:
1. Perkuat Komunikasi Publik
Kebijakan harus disampaikan secara terbuka, konsisten, dan mudah dipahami agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan hoaks.
2. Percepat Realisasi Program Pro-Rakyat
Fokus pada sektor yang langsung dirasakan: pendidikan, kesehatan, penciptaan lapangan kerja, dan pemberdayaan UMKM.
3. Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Dorong pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Profesionalisme ASN jadi kunci.
4. Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Libatkan perguruan tinggi, ormas, dunia usaha, dan komunitas lokal dalam perumusan kebijakan agar lebih tepat sasaran.
5. Jaga Stabilitas dan Buka Ruang Dialog
Pertahankan stabilitas politik, kepastian hukum, dan iklim investasi kondusif. Sekaligus buka ruang dialog dua arah agar aspirasi masyarakat terserap.
Dr. Iswadi juga mengajak masyarakat menyikapi hasil survei secara bijaksana. Perbedaan angka antar lembaga survei adalah hal wajar dalam penelitian.
“Yang terpenting adalah menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi bersama, bukan sebagai alat untuk memperuncing perbedaan,” katanya.
Ia berharap Pemerintahan Prabowo terus mempertahankan capaian yang sudah ada dan melakukan penyempurnaan di sektor-sektor yang masih perlu perhatian. Dengan komitmen pada perbaikan berkelanjutan dan pelayanan berorientasi rakyat, kepercayaan publik diyakini akan semakin kuat.
“Ini modal penting untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berdaya saing global,” pungkasnya.***
