NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Perempuan Harus Jadi Mitra Sejajar, Bupati Thomas Lepas Peserta Jalan Santai Pencanangan Hari R.A Kartini di Asmat

Listen to this article

Diterbitkan Minggu, 12 April, 2026 by NKRIPOST

Pemerintah Daerah (Pemda) Asmat resmi mencanangkan rangkaian kegiatan menyongsong hari Raden Ajeng (R.A) Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April.

NKRI POST ASMAT – Pemerintah Daerah (Pemda) Asmat resmi mencanangkan rangkaian kegiatan menyongsong hari Raden Ajeng (R.A) Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April.

Pencanangan ini diawali dengan kegiatan olahraga jalan santai dan senam ria bersama yang dibuka sekaligus dilepas oleh Bupati Kabupaten Asmat Thomas Epe Safanpo di lapangan Yos Sudarso, Agats, Asmat, Papua Selatan, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan olahraga jalan santai dan senam ria bersama ini dihadiri Forkompinda dan para ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Asmat. Turut hadir Ketua TPPK Kabupaten Asmat Ny. Me Ing Thera Safanpo bersama sejumlah tokoh perempuan Asmat.

Bupati Asmat dalam sambutannya sebelum melepas peserta jalan santai mengatakan semangat perempuan yang dipelopori oleh seorang R.A Kartini harus terus digaungkan bukan semata-mata karena ingin kesetaraan antara perempuan dengan laki-laki, tapi terutama karena keberanian dan perjuangannya tersebut dapat mengubah peran perempuan hingga saat ini.
“Raden Ajeng Kartini bukan hanya simbol emansipasi, tapi teladan keberanian untuk bermimpi dan berjuang. Semangat beliau yang sering kita dengar : Habis Gelap, Terbitlah Terang, masih sangat relevan,” kata Thomas.

Mantan DPRD dan Wakil Bupati Asmat dua periode ini mengungkapkan, perjuangan dalam seluruh tatanan kehidupan sosial, ekonomi dan politik dan lainnya, kehadiran perempuan kini diberikan ruang yang sama untuk memainkan peran sebagai subjek (pelaku).
“Hari ini adalah kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mengenyam pendidikan, untuk bekerja, berkarya dan memimpin,” tandas Bupati.

Ia juga menuturkan, pergerakan emansipasi wanita yang dipelopori oleh R.A Kartini hanya dapat diwujudkan melalui pendidikan dan kemandirian. Ia menyebut, tanpa pendidikan dan kemandirian, perempuan akan tetap menjadi “objek” penonton.
“Kartini mengajarkan kita bahwa pendidikan dan kemandirian adalah kunci kesuksesan untuk perempuan,” jelasnya.

BACA JUGA:

Kepala Kantor Kemenag Asmat Gelar Rapat Bersama Para Pegawai, Bahas Teknis Layanan Perkantoran Saat WFH

Namun demikian, Bupati mengaku perempuan di Kabupaten Asmat mempunyai peran dan kontribusi positif, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mendukung perubahan dan pembangunan di Kabupaten Asmat.
“Hari ini saya melihat banyak Kartini di Kabupaten Asmat yang tidak hanya tangguh di rumah tangga tetapi juga berkarya, berprestasi dan berkontribusi positif dalam pembangunan daerah,” ucap Thomas.

Ia pun menegaskan, di era globalisasi dan modernisasi, peran perempuan sangat penting dalam menentukan arah perubahan, karena itu perempuan harus menjadi mitra sejajar dalam seluruh derap langkah pembangunan sebuah wilayah.
“Di era pembangunan ini, perempuan harus menjadi mitra sejajar dalam seluruh derap langkah pembangunan,” tegas Bupati Asmat.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat agar dapat mendukung pemberdayaan perempuan untuk berperan aktif dalam segala bidang. Menurutnya, jika perempuan dapat menjadi sukses, maka akan lahir generasi baru yang hebat dan sukses.
“Perempuan hebat akan melahirkan generasi yang hebat,”pungkasnya. (Jef)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved