Amerika Serikat Tangkap Presiden Venezuela dan Istri, Menhan Vladimir Padrino Lopez Tuntut Dunia
Diterbitkan Senin, 5 Januari, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Menteri Pertahanan Venezuela meminta dunia memperhatikan apa yang terjadi terhadap kedaulatan dan konstitusi negaranya, menyusul serangan Amerika Serikat pada akhir pekan.
Menhan Vladimir Padrino Lopez mengatakan pada Hari Minggu, sebagian besar tim keamanan Presiden Venezuela Nicolas Maduro tewas selama operasi AS pada Hari Sabtu.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Menhan Padrino menuduh personel militer AS yang melakukan operasi tersebut “dengan kejam membunuh sebagian besar tim keamanan (Maduro), tentara, dan warga sipil yang tidak bersalah,” dikutip dari Anadolu (5/1).
Kendati demikian, Menhan Venezuela tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang jumlah korban.
Lebih lanjut Menhan Padrino juga menyebut Presiden Maduro sebagai “pemimpin yang otentik dan sah” negara itu.
Menhan Padrino juga menuntut pembebasan Presiden Maduro dan istrinya secara “cepat”.
“Kami menuntut agar dunia memperhatikan dengan saksama semua yang terjadi terhadap Venezuela, terhadap kedaulatan dan Konstitusinya,” serunya.
Pernyataannya disampaikan sehari setelah Presiden Donald Trump mengatakan aksi militer AS pada Hari Sabtu mengakibatkan penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dan berjanji untuk menegakkan kendali Amerika atas negara itu untuk sementara waktu, dengan pasukan AS jika perlu.
Presiden Trump menuduh Presiden Maduro mengawasi pengiriman narkoba ke AS dan memegang kekuasaan secara tidak sah melalui kecurangan pemilu.
Di sisi lain, Presiden Maduro, yang saat ini ditahan di fasilitas penahanan New York karena tuduhan narkoba, telah menolak tuduhan tersebut, dan para pejabat di Caracas telah menyerukan pembebasannya.
Setelah AS menangkap Maduro, Mahkamah Agung Venezuela memerintahkan Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk “segera” mengambil alih jabatan presiden sementara.
BACA JUGA:
Presiden Ekuador Umumkan Status Darurat Usai Penembakan Wali Kota Serta 96 Sipir Di Sandra
Menhan Padrino menekankan, militer Venezuela telah memberikan dukungannya kepada Rodriguez.
“Kami sepenuhnya mendukung Dekret Keadaan Darurat Eksternal di seluruh wilayah nasional, yang telah ditandatangani sebelumnya,” tegasnya.
Menhan Padrino mengatakan, angkatan bersenjata negara akan terus menggunakan “semua kemampuan yang tersedia” untuk keamanan, pemeliharaan ketertiban internal, dan pelestarian perdamaian.***(voi)
