KPU Gelar Debat Publik Kedua Pilkada Malaka, Bahas Strategi Memajukan Dan Menyelesaikan Persoalan Daerah
Diterbitkan Senin, 4 November, 2024 by NKRIPOST

NKRIPOST BETUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka menggelar acara Debat Publik Kedua dengan menghadirkan tiga Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Malaka 2024 Dengan Tema Strategi Memajukan Dan Menyelesaikan Persoalan Daerah.
Pasangan Nomor urut 1 2 dan 3 mantap memasuki ruang debat Aula Dekenat Malaka suasana para simpatisan militan pendukung dan partai pengusung masing-masing paslon.
“Ajakan Ketua KPU meminta kepada para pendukung ketiga paslon untuk menjaga berjalannya debat publik yang berlangsung Live media Televisi ditonton seluruh Masyarakat Malaka” Tukas Ketua KPU Juventus Bere.
Nampak dua tabung Fispol Sub A 4 pertanyaan dan Sub B 4 pertanyaan 6 segmentasi dalam kurun waktu 180 menit yang wajib diselesaikan oleh ketiga Paslon, di sesi pembukaan berbagai Suguhan Tarian Tradisional ditampilkan.
Nampak jejeran tamu undangan dari Tokoh Agama, Tokoh Adat,TNI, POLRI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan Bawaslu, Partai Pengusung, Insan pers, Pendukung Paslon masing-masing.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU yang memiliki 5 anggota Tim Panelist khusus yang menjadi Juri.
Sesi Debat dibuka oleh pemaparan Visi dan Misi para Paslon, ketika Debat dibuka Moderator diberikan mandat oleh Ketua KPU untuk membuka pertanyaan demi pertanyaan, Moderator meminta Panelist untuk mengambil Fispol sub A saat pertanyaan dibuka pertama untuk paslon nomor urut 1 dimulai situasi ditanggapi oleh Paslon Nomor Urut 2 dan dibantah oleh paslon 3.
Situasi mulai memanas ketika segelintir pertanyaan dilemparkan oleh Moderator kepada paslon kedua dan dibantah balik oleh paslon 1 dan 3.
BACA JUGA:
Pertanyaan demi pertanyaan dijawab dengan baik yang membuat suasana debat semakin menarik yakni kedua paslon calon Bupati pernah menjadi Bupati dan paslon ketiga calon Bupati pernah menjadi wakil Bupati, evaluasi kinerja petahana menjadi cerminan Malaka hari ini dan sudah pasti paket SN-FBN melanjutkan program SAKTI, SBS-HMS menawarkan program Nostalgia Fondasi kedua kali sedangkan PAKET KITAEBA memprioritaskan Program MALAKA ILAS, 1 Desa Satu Traktor agar menjawab keluhan 80℅ masyarakat petani Malaka selama 10 tahun terakhir, Pelayanan Jaminan Kesehatan menggunakan E-KTP seluruh Indonesia, 1 KK Miskin Ekstrim 1 Sarjana.
Dari Ketiga Paslon cukup gigih mempertahankan konsep masing-masing tentang Malaka lima tahun mendatang. ***Anna Maria Koi
