Bangun Jaya : Walikota PGK Dinilai Bertindak Dzolim Ke Wakil Walikota
Diterbitkan Kamis, 4 November, 2021 by NKRIPOST

NKRIPOST, PANGKALPINANG – Mengenai perihal status WA pribadi Wakil Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Sopian, Rabu (3/11/2021) malam, yang sempat menggegerkan serta mengejutkan halayak ramai dan publik khususnya di Bangka Belitung sehingga mendapatkan perhatian yang serius dari semua kalangan masyarkat yang kini viral.
Sang Wakil Walikota, Sopian melampiaskan kekecawaan terhadap posisi status keberadaannya sebagai orang nomor 2 di Kota Pangkalpinang, yang mana dirasakan Sopian sudah berjalan 3 tahun ini dirinya tidak dianggap sebagai Wakil Walikota Pangkalpinang di lingkungan Pemkot.
Banyak perbedaan penilaian pendapat dikalangan masyarakat, baik positif maupun negatif mengenai hal tersebut, sehingga salah satu anggota DPRD Kota Pangkalpinang dan juga selaku Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Pangkalpinang, Bangun Jaya ikut berkomentar menyikapi gejolak yang terjadi di Pemkot Pangkalpinang.
Pada kesempatannya, Bangun Jaya sangat menyayangkan perihal itu bisa terjadi sehingga kini menjadi topik hangat perbincangan publik di Bangka Belitung, ia juga mengatakan bahwa kejadian tersebut dinilai sangat miris sehingga terjadi ketidakharmonisan antara kedua pasangan yakni antara orang nomor 1, Walikota Pangkalpinang dengan wakil Walikota tersebut.
“Jika Walikota dan Wakilnya tidak harmonis, satu sama lain tidak bisa sejalan, maka bagaimana mereka akan membangun Kota Pangkalpinang sesuai janji-janji politik mereka bersama karena mereka dipilih oleh masyakat. Bila mana sang wakil tidak diberdayakan, tentunya hal tersebut jelas sekali menunjukkan kepemimpinan Walikota terbilang sangat amburadul, ini dikhawatirkan bisa berdampak pada pelaksanaan program pembangunan di Kota Pangkalpinang dan juga dalam menjalankan roda pemerintahan, dari awal mereka duet dan satu peket dalam pemilu beberapa tahun lalu”, terang Sang politisi partai Gerindra, Kamis (04/11/2021).
Lanjut Bangun, “Atas kejadian yang terjadi, hal ini dinilai Sang Walikota bertindakan dzalim kepada Wakil Wali Kota. Saya sampaikan dan menilai bahwa ini bukan curhatan semata tapi rasa kekecewaan seorang Wakil Walikota, disini sangat jelas sekali artinya Wakil Walikota sudah mulai terbangun dari tidurnya selama ini. Selaku salah satu perpanjangan tangan raykat yakni wakil rakyat, saya merasa sangat miris melihat kejadian tersebut”.
Bangun menambahkan kembali bahwa menilai persoalan yang telah terjadi tersebut memungkinkan untuk Wakil Wali kota menyampaikan sesuatu yang penting dan sudah saat untuk di sampaikan.(*).
