SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Jelang Paskah, Bupati Banyumas Tinjau Pengamanan Gereja

NKRI POST, PURWOKERTO – Menjelang Paskah, Bupati Banyumas, Achmad Husein bersama Forkompinda memantau persiapan pengamanan Menjelang Paskah, di beberapa gereja Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Saat melakukan peninjauan, personel kepolisian dan TNI terlihat berjaga dibantu beberapa anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) ikut berjaga di sekitar gereja.

Bupati Banyumas, Achmad Husein yang meninjau Gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto.
Kamis (1/4) mengatakan jika gereja sudah siap melangsungkan peribadatan.

“Secara kasat mata sudah siap. Cuma ada beberapa tadi CCTV yang seharusnya digeser,” katanya.

Bupati juga meminta agar yang menjaga CCTV tidak hanya satu orang.

“Kalau bisa direkam semuanya. Dan yang jaga jangan hanya satu tetapi lebih. Kalau satu orang pasti lelah,” katanya.

Sementara Kapolresta Banyumas, Kombes M Firman Lukmanul Hakim mengatakan paskah, pengamanan dimulai Rabu (31/3) hingga Minggu (4/3) mendatang. Pengamanan dilakukan bersama personel TNI, pemerintah kabupaten Banyumas, dan sejumlah anggota ormas

“Pengamanan kami lakukan bersama TNI, pemerintah kabupaten dan organisasi kemasyarakatan (ormas),” kata Firman

Menurutnya, pengamanan juga dilakukan di sejumlah gereja di Banyumas dengan tujuan untuk memberi kenyamanan umat Kristiani yang melakukan rangkaian ibadah Paskah pada akhir pekan ini.

Pastor Kepala Gereja Paroki Katedral Kristus Raja, Romo Parjono mengatakan untuk keamanan dan kesehatan jamaat yang akan beribadat harus mendaftarkan diri terlebih dahulu ke ketua lingkungan seperti RT di lingkungan setempat.

“Dan jamaat juga dibatasi dari kapasitas 2.000 jamat gereja, menjadi 350 jamaat. Sisanya di Paschalis Hall sebanyak 250 jamaat,” katanya.

Ia melanjutkan, nantinya jamaat yang saudah terdaftar akan masuk melalui satu pintu dan dicek kesehatannya. Parjono melanjutkan, jika ada yang sakit nanti akan dicek kesehatannya di fasilitas kesehatan yang sudah disediakan.

“Kalau saat pendaftaran sakit ya tidak diperbolehkan. Dan yang masuk juga hanya yang sudah terdaftar,” katanya.

NKRI POST JATENG (HSabar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *