Diiringi Dengan Lagu “Hita Es Am Funan” Herman Efriyanto Tanouf, Daftar Kepala Desa Oenbit
Diterbitkan Jumat, 24 Maret, 2023 by NKRIPOST

NKRIPOST. TTU, NTT – Sedikitnya, 154 Desa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mengikuti pemilihan serentak pada 17 Mei 2023 mendatang.
Terhitung kurang lebih satu bulan lagi, masyarakat dari 154 Desa akan disuguhkan dengan suasa yang tidak biasanya di Desanya masing – masing. Kini sudah muncul beberapa figur calon kepala desa yang menyatakan diri siap dengan dibuktikan pendaftaran.
Banyak calon kepala Desa yang sudah mendaftarkan diri, dan kini giliranya salah seorang penulis muda NTT, Herman Efriyanto Tanouf.
Dalam pantauan, Selasa, 21 Maret 2023 Herman Efriyanto Tanouf resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Oenbit, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU.
Kedatangan dari calon kepala Desa ini,diiringi dengan ratusan massa pendukung yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, sepanjang kurang lebih tiga kilometer.
Dalam iring-iringan itu, ratusan masa pemdukung menyanyikan ‘Hita Es Am Funan’ yang dicipta dan dinyanyikan oleh Remy Salu sebagai bentuk dukungan kepada Efry Tanouf.
Setelah diarak selama kurang lebih dua jam, Efry Tanouf didampingi para tokoh adat dan massa pendukung mendaftar ke panitia di lopo Desa Oenbit.
Pendiri Komunitas Leko itu bersama Ketua Tim Pemenangan, Petrus Asa Neonbeni lalu menyerahkan berkas persyaratan kepada panitia pemilihan Desa Oenbit.
Disaksikan massa pendukung, panitia pun melakukan pemeriksaan terhadap berkas yang dipersiapkan hingga seniman muda itu dinyatakan resmi untuk mendaftar.
Berdasarkan rilis yang diterima, Kamis, 23 Maret 2023, Efry Tanouf mengatakan, sebelumnya ia bergiat di Kupang dan beberapa daerah di luar Timor.
Pada awal 2020 lalu, ia diminta oleh para tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan tokoh masyarakat untuk kembali ke kampung agar dicalonkan sebagai Kepala Desa Oenbit.
“Saya diminta untuk maju sebagai calon Kepala Desa Oenbit sejak awal tahun 2020. Saya sempat meminta waktu untuk berefleksi,” ungkapnya.
Dilanjutkan Efry, ia berefleksi selama satu bulan. “Saya lakukan itu karena ada beberapa aktivitas di Kota Kupang dan daerah lain yang masih dalam tanggung jawab saya.”
Menurutnya, ada banyak kader pemimpin termasuk orang muda di Desa Oenbit yang bisa diusung untuk maju sebagai calon Kepala Desa.
“Tapi setelah dilakukan pemetaan, kata mereka, saya diandalkan untuk bisa membuat dan memberikan sesuatu yang baru untuk Desa Oenbit yang lebih baik.”
Penggiat literasi itu menegaskan, dirinya bersedia maju untuk menjadi pelayan bagi masyarakat Desa Oenbit.
“Saya bersedia maju sebagai calon Kepala Desa Oenbit bukan karena mau dapat kekuasaan atau jabatan. Kalau terpilih, saya hanya ingin menjadi pemimpin yang melayani,” tegasnya.

BACA JUGA:
Berharap BUMDes Maksimal, Ketua DPD RI Minta Motivasi Perangkat Desa Ditingkatkan
Duh!!! Oknum PNS Rangkap Jabatan BPD, Masyarakat Desa Kaubele Minta Pemda TTU Bertindak
Bupati TTU, Drs. Djuandi David Tegaskan Pelantikan Kades Nifunenas Sudah Sesuai Aturan
Ketika ditanya terkait visi dan misi, aktivis NTT itu mengatakan, semua yang ia susun berangkat dari persoalan-persoalan vital yang ada di tengah masyarakat.
“Selama tiga tahun lebih saya bikin pemetaan. Apa yang saya dengar, saya lihat, itu yang saya bawa dalam visi dan misi.”
Selain itu, menurutnya, visi dan misi yang dibuat tidak terlepas dari berbagai potensi yang ada di Desa Oenbit.
“detail dari visi dan misi akan saya sampaikan kalau sudah ada penetapan calon oleh PPD dan dijadwalkan untuk kampanye. Pastinya bahwa Oenbit bisa berdaya saing.”
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Pemenangan Petrus Asa Neonbeni mengatakan, Efry dipilih dan diminta untuk maju sebagai calon Kades Oenbit karena dinilai mampu dan layak untuk menjadi seorang pemimpin
“Kami pilih Efry setelah lakukan pemetaan kader pemimpin muda di Desa Oenbit dengan sejumlah kriteria. Akhirnya kita sepakat bahwa Efry sangat layak untuk kita usung,” ungkapnya.
Dilanjutkan Petrus, proses untuk mencalonkan Efry sudah berlangsung sejak tahun 2020. Namun sempat tertunda karena terhambat pandemi Covid-19.
“Sudah tiga tahun kami bekerja, dan pada 21 Maret kemarin, kami bersama seluruh massa pendukung resmi mendaftarkan Efry.”
Petrus menegaskan, perubahan di Desa Oenbit entah pembangunan, pemberdayaan dan kemasyarakatan akan terwujud.
“Oenbit ini desa besar, kami malu ketika hadir di mana-mana, disebut sebagai desa yang suram dan tertinggal. Maka hadirnya Efry semoga bisa merubah stigma buruk tentang Oenbit,” tutup Petrus Asa Neonbeni.
Seperti yang dikutip dari pemberitaan sebelumnya, Kapolres Timor Tengah Utara AKBP Mohamad Mukhson menyampaikan Polres Timor Tengah Utara mempunyai kewajiban dan tugas untuk mengawal, menjaga dan mengamankan penyelenggaraan pilkades serentak di Kabupaten.
“Menjalin sinergi bersama stake holder terkait seperti pemerintah daerah, TNI, penyelenggara pilkades dan masyarakat agar pelaksanaan pilkades dapat berjalan aman, jujur, adil dan demokratis,”ucap Kapolres TTU.
Kapolres menjelaskan, Polres Timor Tengah Utara telah mempersiapkan sebanyak 436 personil untuk mengamankan pelaksanaan pungut suara yang akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 17 Mei 2023 yang nanti akan dilaksanakan di 154 desa di Wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara
“Mari kita bersinergi dengan masyarakat untuk ikut berpartisipasi untuk menjaga kamtibmas bersama menjelang Pilkades serentak, dan kita sebagai pelaksana kita harus bersifat netral dalam pengamanan dan pengawasan Pilkades ini,”ungkap.*(Mario).
https://youtu.be/x_5J0uaUkUI
