Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Lingkup Pemprov Jakarta, Mochamad Abbas Jabat Kepala Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah
Diterbitkan Kamis, 20 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 7 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, Rabu (19/8/2026). Pelantikan dilakukan di Balai Kota Jakarta sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi.
“Saya melihat dalam organisasi selalu harus ada penyempurnaan. Saya ingin secara organisasi di Balai Kota itu ada percepatan di dalam keputusan dan sebagainya. Karena bagi saya itu menjadi hal yang penting,” ujar Pramono.
Berikut nama dan jabatan baru 7 pejabat yang dilantik Gubernur Pramono:
- Abdul Khalit – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta
- Mochamad Abbas – Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta
- M Matsani – Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta
- Fajar Eko Satriyo – Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta
- Muhammad Herizkianto – Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta
- Indra Patrianto – Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta
- Faisal Syafruddin – Asisten Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Permukiman
Pelantikan ini melengkapi pelantikan besar-besaran sebelumnya.
BACA JUGA:
Kopinus DKI Jakarta Apresiasi Wali Kota Munjirin Jadikan Media Mitra Strategis Kawal Pembangunan Jakarta Timur
Dalam arahannya, Pramono berpesan kepada 7 pejabat baru agar bekerja secara profesional, konsisten, dan tidak keluar dari aturan.
“Jangan bermain di luar payung hukum yang telah menjadi ketentuan. Karena hampir semua keputusan di Balai Kota itu kita putuskan mulai dari rapat. Karena saya tidak pernah memutuskan di luar rapat. Ini adalah hal yang menjadi transparan,” tegasnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah agar program prioritas DKI bisa berjalan lebih cepat.
Pramono menjelaskan pelantikan ini merupakan hasil dari proses mutasi, rotasi, dan tour of duty jabatan pimpinan tinggi pratama. Prosesnya dilakukan melalui mekanisme pemilihan talenta dan telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Saya tidak mau ada celah sedikit pun untuk dipermasalahkan,” kata Pramono.
Dengan pelantikan ini, Pemprov DKI berharap kinerja pelayanan publik, pengelolaan aset, dan pengendalian permukiman bisa lebih optimal menjelang akhir tahun 2026.
BACA JUGA:
TIM Telah Mati: Seniman Segel Hotel Artotel, Gelar Aksi di Balai Kota dan DPRD, Desak Pemprov DKI Kembalikan Pengelolaan
PROFIL SINGKAT MOCHAMAD ABBAS, KEPALA BADAN PENGELOLAAN ASET DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA
1. DATA PRIBADI
– Nama Lengkap: Mochamad Abbas
– Jabatan Saat Ini: Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta
– Instansi: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
– Eselon: Pimpinan Tinggi Pratama / Eselon II
2. RIWAYAT JABATAN TERAKHIR SEBELUM DILANTIK
Sebelum menjabat sebagai Kepala BPAD DKI Jakarta, Mochamad Abbas merupakan pejabat karier di lingkungan Pemprov DKI.
Berdasarkan data mutasi Pemprov DKI 2024-2025, beliau sebelumnya menjabat sebagai:
Kepala Biro Umum Setda Provinsi DKI Jakarta
Tugas utamanya mengelola administrasi umum, rumah tangga, dan aset bergerak milik Pemprov DKI.
Beliau juga pernah mengisi beberapa jabatan strategis lain di bidang keuangan dan aset di Pemprov DKI.
3. TUGAS & FUNGSI SEBAGAI KEPALA BPAD DKI
Badan Pengelolaan Aset Daerah / BPAD adalah OPD yang bertugas mengelola seluruh aset milik Pemprov DKI Jakarta. Fokus utama di bawah kepemimpinannya:
- Penatausahaan Aset: Pendataan, inventarisasi, dan penilaian seluruh aset tanah, gedung, dan barang milik daerah.
- Optimalisasi Aset: Mengubah aset idle/tidak produktif menjadi sumber PAD melalui sewa, KSP, BGS, dan kerjasama lainnya.
- Pengamanan Aset: Sertifikasi tanah milik Pemprov, penertiban aset yang dikuasai pihak ketiga.
- Transparansi: Mewujudkan sistem informasi aset daerah yang terintegrasi dan akuntabel sesuai arahan Gubernur Pramono “tidak main di luar payung hukum”.
Gubernur Pramono menargetkan BPAD di bawah kepemimpinan Mochamad Abbas dapat mempercepat penyelesaian permasalahan aset dan meningkatkan kontribusi aset terhadap PAD DKI.
4. ARAHAN GUBERNUR SAAT PELANTIKAN
Pada 19 Agustus 2026, Gubernur Pramono berpesan agar seluruh pejabat yang dilantik termasuk Mochamad Abbas bekerja konsisten, transparan, dan sesuai aturan.
“Jangan bermain di luar payung hukum yang telah menjadi ketentuan,” tegas Pramono.
5. TANTANGAN KE DEPAN
Sebagai Kepala BPAD, tantangan terbesar Mochamad Abbas adalah:
1. Penertiban Aset: Masih banyak aset Pemprov yang belum bersertifikat atau bermasalah hukum.
2. Digitalisasi: Mewujudkan “SIASET” terintegrasi agar data aset DKI real-time dan bisa diakses publik.
3. Monetisasi Aset: Mendukung target PAD DKI melalui optimalisasi lahan dan gedung milik Pemprov.
Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta adalah OPD yang mengelola aset kekayaan daerah senilai ratusan triliun rupiah. Mulai dari tanah, gedung sekolah, rumah sakit, rusun, hingga kendaraan dinas.
Dengan pelantikan ini, diharapkan pengelolaan aset DKI menjadi lebih profesional, akuntabel, dan berdampak langsung pada pelayanan publik.**

One thought on “Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Lingkup Pemprov Jakarta, Mochamad Abbas Jabat Kepala Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah”