Bangunan Liar Gang Royal Tambora Ditertibkan
Diterbitkan Jumat, 17 Oktober, 2025 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menertibkan bangunan liar dan lokalisasi prostitusi Gang Royal yang berada di perbatasan antara Kecamatan Tambora, Jakarta Barat dengan Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis, 16 Oktober 2025.
Penertiban tersebut dilakukan guna mewujudkan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api. Pasalnya, bangunan liar yang dijadikan tempat prostitusi itu berada di bantaran rel kereta api (KA).
Selain melancarkan akses perjalanan KA, penertiban juga mendukung program Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk menciptakan kawasan yang tertib, aman, dan bersih dari berbagai kegiatan ilegal masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, penertiban dilakukan di sepanjang jalur rel antara Stasiun Kampungbandan – Stasiun Angke pada kilometer 1+940 hingga 2+150.
Total sebanyak 37 bangunan liar dengan luas area sekitar 630 meter persegi ditertibkan.
Menurut Ixfan, langkah ini dilakukan untuk memastikan area di sekitar jalur kereta api tetap aman, tertib, dan bebas dari aktivitas yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan KA maupun merusak tata lingkungan perkotaan.
“Penertiban dilakukan secara humanis dan telah melalui tahapan sosialisasi kepada para penghuni agar secara sukarela mengosongkan lokasi,” kata Ixfan saat dikonfirmasi, Jumat, 17 Oktober 2025.
BACA JUGA:
Prostitusi Diduga Berkedok Terapis, Tokoh Agama Ini Akan Pimpin Unjuk Rasa di Depan Chinergi SPA
Lebih lanjut Ixfan mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI Daop 1 Jakarta dalam mendukung program Pemkot Jakarta Barat untuk menciptakan kawasan yang bersih dari kegiatan ilegal yang dilakukan masyarakat.
Penertiban tersebut melibatkan sekitar 500 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, PPSU, Dinas Perhubungan, Bina Marga, SDA, Dinsos, Damkar, PLN, serta instansi terkait lainnya.
Sementara itu, proses pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat seperti ekskavator serta perkakas pendukung lainnya.
Puing-puing bangunan liar kemudian diangkut menggunakan dump truck untuk menjaga kebersihan kawasan. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.***(voi)
