NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Penguatan Literasi Numerasi Siswa SD Melalui Metode Pembelajaran Interaksi di Yayasan Pendidikan Al-Khairat Madrasah Ibtidayah

Listen to this article

Diterbitkan Selasa, 3 Februari, 2026 by NKRIPOST

FOTO BERSAMA: Dosen Universitas Quality R.L.Holmes Parhusip, S.Pd.,M.Pd, Drs Aderson Situngkir.M.Si, Irwansyah, M.Pd,
Drs Hartono S, M.Pd Kepala Sekolah, Eka Oksani M,Pd serta para guru di Yayasan Pendidikan Al Khairat Madrasah Ibtidaiyah Delitua

NKRIPOST MEDAN – Untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru Di Yayasan Pendidikan Al-Khairat Madrasah Ibtidayah Delitua sebanyak 22 orang guru yang ikut berpartisipasi dalam pelatihan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh Dosen Universitas Quality, R.L.Holmes Parhusip, S.Pd.,M.Pd, Drs Aderson Situngkir.M.Si dan Irwansyah, M.Pd Drs Hartono S, M.Pd didukung mitra sekolah.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala
Sekolah, Eka Oksani M,Pd, dengan mengambil tema “Kemampuan Pedagogik Guru
Melalui Penguatan Literasi Numerasi Siswa SD Melalui Metode Pembelajaran Interasksi Di Yayasan Pendidikan Al-Khairat Madrasah Ibtidayah Delitua”.

Penguatan Literasi Numerasi Siswa SD Melalui Metode Pembelajaran Interaksi Di Yayasan Pendidikan Al-Khairat Madrasah Ibtidayah Delitua.

Acara tersebut merupakan bagian dari Sosialisasi Pengabdian Masyarakat yang
bertujuan untuk meningkatkan kompetensi/kemampuan Literasi Numerasi Siswa SD

Melalui Metode Pembelajaran.
Literasi Numerasi Siswa SD Melalui Metode Pembelajaran metode pembelajaran berpikir logis dalam bentuk sosialisasi. Materi yang diberikan kepada peserta disajikan dalam lembar kerja peserta didik dalam pembelajaran dapat membantu guru untuk pengembangan literasi numerasi terhadap guru -guru Yayasan Pendidikan Al-Khairat Madrasah Ibtidayah Delitua.

Sejalan dengan teori konstruktivisme yang menekankan bahwa pengetahuan dibangun melalui pengalaman sosial dan interaksi aktif antar individu.

Siswa yang sebelumnya cenderung pasif menjadi lebih antusias dan berani menyampaikan pendapat ketika dilibatkan dalam diskusi kelompok, permainan edukatif, dan proyek sederhana.

Metode ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk belajar kolaboratif, sehingga
proses pemahaman konsep menjadi lebih bermakna. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing, bukan sekadar sebagai sumber informasi tunggal. Peningkatan signifikan pada aspek literasi menunjukkan bahwa interaksi sosial dalam pembelajaran mampu memperkaya pengalaman membaca dan memahami teks.
Kegiatan seperti membaca cerita rakyat, meringkas isi bacaan, dan diskusi nilai moral mendorong siswa untuk berpikir kritis dan mengaitkan isi teks dengan kehidupan nyata.

Proses tanya jawab terbuka juga melatih kemampuan berbahasa dan memperluas kosakata siswa.

Kami mengharapkan Guru melakukan perencanaan pembelajaran kolaboratif agar
kegiatan interaktif lebih terstruktur. Sekolah memberikan pelatihan rutin bagi guru mengenai strategi pembelajaran aktif. Penggunaan media pembelajaran sederhana (kartu kata, alat peraga matematika) terus ditingkatkan untuk menunjang kegiatan interaktif, “ungkap Ketua pelaksana kegiatan sekaligus Narasumber , R.L. Holmes Parhusip S.Pd.,M.Pd.

BACA JUGA:

Menumbuhkan Literasi bagi Anak-anak di Desa Tamansuruh melalui Program Pojok Membaca

Selain memberikan pemahaman teoritis, acara ini juga melibatkan sesi praktik langsung dimana para guru dapat mencoba dan pengutan litersi numerasi ).

“Dengan penguatan numerasi dan metode pembelajaran interaksi peserta didik lebih
antusias dan berani menyampaikan pendapat ketika dilibatkan dalam diskusi kelompok, permainan edukatif Kami berharap proses pembelajaran dapat lebih menyenangkan dan siswa dapat lebih mudah memahami materi yang diajarkan,” tambah Drs. Aderson Situngkir M.Si.

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperbaharui metode pembelajaran di Yayasan Pendidikan Al-Khairat Madrasah Ibtidayah Delitua. Metode bimbingan berpikir logis terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap perubahan perilaku positif anak bermasalah.

Anak yang mendapatkan bimbingan dengan pendekatan berpikir logis menunjukkan peningkatan dalam kemampuan mengontrol emosi, berkomunikasi
dengan baik, serta mampu mengambil keputusan dengan pertimbangan rasional.
Diharapkan pula bahwa upaya serupa akan dilakukan secara berkala untuk terus
meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.

Drs.Hartono S, M.Pd dan Irwansyah M.Pd menambahkan, dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para guru dapat lebih siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital dan menghasilkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa pada saat pelaksanaan kegiatan pembelajaran. (LP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. MINANGKABAU TIMUR NO. 19 A, KEL. PS. MANGGIS, KEC. SETIABUDI KOTA JAKARTA SELATAN - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2024 | All Right Reserved