Dandenjaka Ajak Prajuritnya Melakukan Ziarah, Peringati HUT Denjaka 2024
Diterbitkan Senin, 4 November, 2024 by NKRIPOST

NKRIPOST JAKARTA – Dalam rangkaian Peringatan HUT Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) Korps Marinir TNI AL yang jatuh tanggal 04 November 2024, Komandan Detasemen Jalamangkara (Dandenjaka) Kolonel Marinir Rino Rianto, M.M., M.Tr.Hanla., mengajak prajuritnya Ziarah ke makam para Prajurit Denjaka yang telah gugur dalam melaksanakan tugas di Taman Makam Pahlawan Bahagia Ciledug. Senin (04/11/2024).
Ziarah diawali dengan Upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, dan peletakan karangan bunga di Monumen Tugu Pahlawan oleh Dandenjaka sebagai bentuk penghargaan dan perjuangan para Pahlawan dalam mempersatukan Bangsa Indonesia.
Usai upacara Dandenjaka didampingi Wadan Denjaka Letkol Marinir M. Abdillah, M. Tr. Opsla., dan seluruh peserta Upacara melaksanakan tabur bunga di makam para prajurit Denjaka yang gugur dalam melaksanakan tugas dengan tujuan untuk mendoakan serta senantiasa mengingat jasa-jasa mereka dan meneruskan perjuangan mereka untuk kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
BACA JUGA:
Denjaka TNI AL Laksanakan FIT Malindo Darsasa 11AB/2023
Dankormar Terima Brevet Kehormatan Penerbang TNI AL
Denjaka Latihan Free Fall: Cuaca Ridak Bersahabat Adalah Teman
Sebagai informasi, Detasemen Jalamangkara (Denjaka) adalah sebuah detasemen penanggulangan teror aspek laut TNI Angkatan Laut.
Sebelum berubah nama menjadi Denjaka, Denjaka adalah Pasukan Khusus Angkatan Laut (Pasusla) yang dibentuk oleh KASAL, berdasarkan Skep KASAL Nomor Skep : Skep/2848/XI/1982 pada tanggal 4 Nopember 1982 tentang pembentukan Pasukan Khusus TNI Angkatan Laut (Pasusla). Dengan personel yang terdiri dari Pasukan Khusus Armada TNI AL (Kopaska) dan Pasukan Khusus Marinir (Intai Amfibi).
Pada tahun 1984 Pasusla berubah nama menjadi Detasemen Jalamangkara (Denjaka) berdasarkan Surat KASAL Nomor : R/547/X/1984 pada tanggal 13 Oktober 1984 tentang pembentukan Detasemen Jalamangkara (Denjaka), dan berdasarkan Instruksi Panglima TNI kepada Komandan Korps Marinir No Isn.01/P/IV/1984 tanggal 13 November 1984.
Detasemen Jalamangkara selain sebagai Komando Pelaksana Korps Marinir yang berkedudukan langsung di bawah Dankormar, juga sebagai pelaksana utama Panglima TNI.
Sebagai Komando Pelaksana Korps Marinir, Denjaka mempunyai tugas pokok dalam membina kekuatan dan kemampuan satuan Detasemen Jalamangkara.
Sedangkan sebagai pelaksana utama Panglima TNI, dalam hal ini Kabais TNI selaku penyelenggaraan pembinaan kemampuan khusus, meliputi: operasi anti teror, anti sabotase dan operasi klandestin yang beraspek laut maupun operasi-operasi khusus lainnya.***
