Prajurit “Kakatua Raja Sakti” Pasmar 3, Laksanakan Tes Samapta
Diterbitkan Rabu, 23 Februari, 2022 by NKRIPOST

NKRIPOST | Sorong, Papua Barat – Dalam rangka menjaga stamina fisik sekaligus menindaklanjuti Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono tentang membangun SDM yang unggul dan profesional, serta tangguh menghadapi segala ancaman, prajurit “Kakatua Raja Sakti” Resimen Kavaleri 3 Marinir Pasmar 3 melaksanakan Tes Samapta yang dilaksanakan di wilayah Kesatrian Marinir Katapop Abraham Octavianus Atururi, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Rabu (23/02/22).
Tes samapta ini dilaksanakan sebagai upaya pengambilan nilai kesamaptaan Triwulan I TA. 2022 prajurit Menkav 3 Marinir.
Selain itu, pelaksanaan samapta ini juga bertujuan untuk mengukur kemampuan perorangan prajurit Menkav 3 Marinir.
BACA JUGA:
Ranting C Cabang I Korcab Pasmar 3 Gelar Penyuluhan Kesehatan Gigi Anak di Masa Pandemi
Cegah Mewabahnya Covid-19 Yonmarhanlah X Jayapura Pasmar3 Laksanakan Penyempotan Desinfektan Dan Swab Antigen
Sebelum melaksanakan tes samapta, seluruh peserta wajib melaksanakan tensi tekanan darah, kemudian senam peregangan untuk mengurangi cedera otot dan selanjutnya pengarahan dari pelatih Jasmani.
Kegiatan samapta yang dilaksanakan meliputi, Batrai A, B dan C, Batrai A meliputi lari 12 menit, Batrai B terdiri dari pull up, sit up, push up dan shuttle run serta Batrai C meliputi renang dasar sejauh 50 meter.
Komandan Resimen Kavaleri 3 Marinir (Danmenkav 3 Mar) Kolonel Marinir Tommy Dwijanto, CTMP., CRMP., pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan tes samapta ini merupakan program yang harus dilaksanakan oleh setiap prajurit, sehingga diharapkan para prajurit Menkav 3 Marinir mempunyai tingkat kesegaran jasmani yang baik dan optimal.
“Bukan hanya itu saja, tes kesamaptaan jasmani ini juga sebagai modal awal dalam persyaratan Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) maupun seleksi penugasan dan pendidikan bagi prajurit nantinya,” Pungkasnya.
Kolonel Marinir Tommy Dwijanto berharap agar kegiatan samapta ini berjalan dengan aman, lancar dan maksimal, dalam artian, masing-masing individu memahami keadaan kesehatan dan kemampuannya.
“Jika sudah tidak mampu jangan dipaksakan, namun bukan berarti bermental lemah,” Tegasnya.
Kegiatan berjalan dengan lancar hingga akhir dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah cegah dini penyebaran Covid-19.(*)
