Prihatin Dugaan Sengketa Aset GPdI Banten Tak Kunjung Tuntas, Ketua Akrindo Sambangi Pdt Samuel C. H Tumbel
Diterbitkan Jumat, 12 November, 2021 by NKRIPOST

NKRIPOST, BANTEN – Sekian lama bergulir kasus Dugaan Persoalan internal sengketa aset Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPdI) Banten, yang beralamat di Komplek Ruko Mahkota Mas G.10 Cicokol Kota Tangerang, kini semakin alot. Pasalnya Pengadilan negeri Kota Tangerang belum bisa memutuskan No. Perkara PN 470, dikarenakan belum adanya nota kesepahaman antara pengurus lama dengan pengurus yang baru, Jumat (12/11/2021).
Hal tersebut disampaikan Ketua terpilih pengurus GPdI DPD Banten periode 2017 s/d 2022, Pdt Samuel C.H Tumbel, Kamis (11/11)
“Perkara No. 470 kasus aset GPdI adalah persoalan yang didasari ketidak jujuran, sehingga dalam proses sidang di Pengadilan Negeri Kota Tangerang menjadi alot, untuk itu yang sebagai mana mestinya pengurus yang lama mengembalikan dan menyerahkan atas dasar kesadaran untuk kepentingan jemaatnya.” Imbuh Pdt Samuel C.H Tumbel.
Selain itu, Pengurus bidang aset GPdI DPD Banten Pdt, Yosep juga mengatakan pelunasan aset GPdI yang berlokasi di komplek ruko Mahkota Mas G.10 Cikokol Kota Tangerang, sejak 11 November 2010, yang seharusnya diserahkan kepada pengurus yang terpilih dan ternyata sampai saat ini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Kota Tangerang.
Merasa prihatin mencermati persoalan tersebut ketua Asosiasi Kabar Online Indonesia (AKRINDO) DPD Banten Frangky S Manuputty menyambangi, Ketua yang terpilih Pdt. Samuel C.H Tumbel Periode 2017 s/d 2022 sebagai ketua GPdI DPD Banten.
“Sangat prihatin dalam kasus konflik internal di pengurusan GPdI DPD Banten dan berharap agar persoalan dapat terselesaikan dengan bijaksana semoga dalam naungan dan kasih Tuhan Yesus Kristus.” Ujar Frengky.
Penulis: iwanbb 05