NKRI POST

Kabarkan NKRI Ke Ujung Dunia

Jaksa Agung Muda Intelijen: Pengamanan Investasi Capai Rp26,3 Triliun

BAGIKAN :

NKRIPOST,JAKARTA  – Jaksa Agung Muda Intelijen Dr. Sunarta menyebutkan jajaran intelijen telah melakukan upaya preventif serta deteksi dini melalui Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS).

Pada semester 1 tahun 2021 telah mendampingi sebanyak 463 kegiatan dengan total anggaran sebesar Rp180,138 triliun.

Dia mengatakan, selain kegiatan PPS, bidang Intelijen juga telah melakukan kegiatan pengamanan investasi dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

 

 

“Melalui Satgas Pengamanan Investasi Kejaksaan RI yang telah memfasilitasi hambatan investasi sebesar Rp26,3 triliun,” ujarnya.

Dia mengatakan hal itu pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Intelijen Kejaksaan RI Tahun 2021 dari Aula Lantai 10 Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Rabu (22/9).

Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 hingga 20 Agustus 2021 mencapai Rp326,74 triliun atau 43% dari pagu Rp744,77 triliu.

Mendasari hal tersebut diatas, dia berharap Kontribusi bidang Intelijen dalam rangka mendukung program PEN dapat lebih dioptimalkan sehingga penyerapan anggaran PEN dapat maksimal.

“Tentunya kehadiran Kejaksaan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat yang terdampak pandemi, namun demikian upaya tersebut tentunya dilakukan dengan pendekatan pencegahan, serta tidak melakukan kriminalisasi atau mencari-cari kesalahan, terlebih menakut-nakuti yang dapat berdampak pada terhambatnya pelaksanaan Pemulihan Ekonomi Nasional,” tambahnya.

Berkenaan dengan tugas penting, dilakukan penataan, pembenahan dan optimalisasi kinerja Bidang Intelijen, maka penyelenggaraan Rakernis ini merupakan upaya untuk mengidentifikasi berbagai hal dan masalah yang perlu mendapatkan perhatian.

“Atau menjadi prioritas untuk segera dikaji, dicarikan solusinya sehingga dapat dirumuskan suatu acuan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab utama Bidang Intelijen,” katanya.

Dalam pertemuan ini nantinya dapat pula berkembang permasalahan-permasalahan lain untuk segera dicarikan solusinya, guna menghasilkan rekomendasi positif berupa langkah-langkah penyelesaian yang konkrit dan dapat diterapkan.

Jaksa Agung Muda Intelijen mengingatkan segala kegiatan dan Program Kerja Kejaksaan secara keseluruhan, sangat bergantung pada keberhasilan dalam pencapaian kinerja.

Dalam Rakernis Intelijen Tahun 2021, dihadirkan para narasumber secara virtual, sebagai berikut:

  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Bapak Prof. Dr. Mahfud MD, SH. SU. M.I.P menyampaikan topik “Peranan Intelijen Kejaksaan Dalam Keutuhan NKRI di Era Digital”
  • Sekretaris Komite Intelijen Pusat Badan Intelijen Negara (BIN), Bapak Brigjen TNI Hotman Sagala menyampaikan topik “Sinergitas Intelijen Kejaksaan Dalam Mendukung Intelijen Negara”
  • Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian menyampaikan topik “Pentingnya Asesmen Security Aplikasi Website”
  • Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.SC menyampaikan topik “Literasi Digital Guna Terciptanya Insan Adhyaksa Dalam Bermedsos”
  • Direktur Anggaran Bidang Politik Hukum, Pertahanan, dan Keamanan dan Bagian Anggaran Bendara Negara pada Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kemenkeu, Ibu Dra. Dwi Pudjiastuti Handayani M.Si. menyampaikan topik “Sosialisasi Mata Anggaran Untuk Dukungan Intelijen Penegakan Hukum” ( GemaNusantara )

 

Diterbitkan Pada September 22, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami