NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Desa Detusoko Barat, Berhasil Mengelola BUMDES Serta Memperoleh Juara Pada Tingkat Nasional

BAGIKAN :

NKRIPOST.CO. ENDE. Desa Detusoko Barat di Kec. Detusoko, Kab. Ende sejak di jabat kepala desa Nando Watu selama satu tahun delapan Bulan telah terkenal. Detusoko Barat telah terkenal dengan Badan Usaha Milik  Desa (BUMDes) yang memperoleh juara di tingkat nasional, program inovasi desa dan kini telah masuk 50 besar Desa Wisata sewilayah Indoensia (ADWI) 2021.

Ada Dampak positif dari berbagai program dan dukungan  anggaran yang masuk ke desa, baik dari provinsi, pusat bahkan sampai dengan program dari luar negeri. Total anggaran yang masuk ke Detusoko Barat pada tahun 2021 sekitar Rp1 miliar lebih di luar dari Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Kepala Desa Detusoko Barat, Ferdinandus Watu mengatakan pada tahun 2021 Detusoko Barat mendapatkan berbagai program di luar dana desa (DD) dan ADD sekitar Rp1 miliar lebih. Nando menyebut bahwa , program- program itu seperti program dari Kementerian Riset Dikti yakni program desa inovasi.

Ada beberapa donatur yang mendukung Program UPPO misalnya dari Kementerian Pertanian, program  irigasi dari Balai Wilayah Sungai, bantuan program dari bank NTT, dana hibah provinsi, program support kementerian pendidikan melalui Uniflor, jaringan internet dan pemberdayaan dari Bhakti Kominfo  serta program pemberdayaan lainnya.

Menurut Nando dirinya harus membuka diri, berinovasi dan mencari jaringan untuk membangun desa. Iaenjelaskan bahwa anggaran dari Dana  Desa (DD) dan Alokasi Dana  Desa ( ADD) itu sudah pasti dan siapapun  kepala desa pasti mengelola anggaran itu , tetapi selaku Kepala desa mesti lebih kreatif untuk mencari program dan anggaran di luar anggaran yang sudah pasti.

“Sejak memimpin Detusoko Barat, saya lebih produktif untuk mencari dana dari luar  karena Dana Desa dan  ADD itu sudah pasti. Kami satu- satunya desa di  Kecamatan Detusoko yang mendapatkan Dana Desa dan  ADD paling kecil,” Tutur Nando

Nando menyebut pada tahun 2021, Detusoko Barat mendapatkan Dana  Desa sebesar Rp 640 juta sedangkan ADD sebesar Rp200 juta . Sedangkan anggaran yang didapatkan oleh desa melalui program- program dan bantuan yang masuk ke desa sekitar  Rp1 miliar lebih.

“Di kecamatan Detusok salah satunya Desa Detusoko Barat yang paling kecil mendapatkan DD dan ADD dengan total Rp800 juta . Ujar Nando

Kepala Desa Detusoko Barat mengatakan program dan bantuan yang masuk ke desa itu tidak datang sendiri. Tetapi program  – program  itu bisa datang ke desa kita harus melakukan kreativitas dari seorang pemimpin dan perangkat serta tidak terlepas dengan dukungan dari masyarakat di desa.

Nando mengatakan bahwa di pemerintah pusat melalui Kementerian  itu banyak program  dan peluang yang bisa ditangkap melalui inovasi digital, kolaborasi dengan  NGO, akademisi dan media.

“Untuk mendapatkan akses itu perlu ada inovasi di desa, kita harus mampu untuk membuka jaringan dan mampu berkolaborasi. Jangan perna takut untuk membuat sesuatu yang positif di desa dan tangkap peluang di Kementerian” Jelas Nando

Nando mengatakan, melalui kerja kerasnya dan dukungan semua elemen  di desa maka ia menargetkan Detusoko Barat mendapatkan PADes diatas Rp50 juta dari sektor pariwisata. Nando juga bermimpi menjadikan Detusoko  Barat sebagai roll model konsep pariwisata berkelanjutan di level Asia bahkan dunia.

“Jika semua mimpi  saya di wujudkan maka Detusoko Barat harus memiliki smart vilage dari sisi pelayanan yang serba digital dan pengembangan pariwisata berkelanjutan  dan tidak menggerus nilai- nilai lokal,” kata Nando.*

(Ryan)

Diterbitkan Pada September 1, 2021 by NKRIPOST NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami
%d blogger menyukai ini: