NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

10 Orang Terdakwa Melakukan Pembelaan Diri Memasuki Tahap Pembacaan Pledoi

BAGIKAN :

Nkrippst.co.Lampung. Lampung tengah.
Hari Ini Pengadilan Negeri Gunung Sugih Kelas II.
10 Orang Terdakwa,7 Terdakwa pasal 338 KUHP dan 3 terdakwa 170 KUHP. (Semuanya Atas  Pembelaan Diri) Menyebabkan Jatuhnya Korban Meninggal. Abdurahman(Korban) Yang Diduga Bersenjata Api(Senpi) di Sidangkan Sudah Memasuki Pembacaan Pledoi.

Menurut Keterangan Dari Penasehat Hukum Aristo S.H.M.H.
yang Tergabung di YLBH KUTUB.
Bahwa Agenda Sidang hari ini pembacaan Pledoi,
pembelaan kami terhadap Penuntutan jaksa Penuntut Umum.
Senin(30/08/2021)

Namun kami sebagai tim kuasa hukum dan pihak keluarga terdakwa, memohon kepada majelis hakim.

perkara kami mohon dibukakan kembali persidangan untuk menghadirkan saksi-saksi kunci baru.

Guna Untuk Supaya jangan sampai perkara ini di putus dengan tuntutan yang berat.

Saksi-saksi kunci kami ini yang benar-benar melihat perkara tersebut dan menemukan adanya PISTOL,

Untuk menembak terdakwa Yulianto terlebih dahulu Sebanyak Tiga Kali.

Yang Kemudian kami juga akan menghadirkan Seorang Saksi Ahli Pakar hukum Pidana,
di sini dia akan melihat
Pakta hukum yang ada seharusnya diputus seperti apa.

Karna ini masih Kami yakini pembelaan terpaksa dari para terdakwa, di tebak ya kita melawan.Ucapnya

Selanjudnya..
Keinginan dari Kami Sebagai PH,keluarga dan para Terdakwa Kita ingin Yang paling tinggi adalah Bebas.

Membela diri itu Tertuang Dalam pasal 49 KUHP,
Karna membela diri itu Secara Terpaksa Bebas dan Lepas dari Segala tuntutan.

Allhamdulillah di Kabulkan yang mulia majelis hakim Selanjudnya Sidang ditunda minggu depan (06/09/2021) demi mencapai keadilan Materil, Karna keadilan Tuhan Ada di tangan Majelis Hakim yang mulia.tutupnya.

Di tempat yang sama Binyati Ibu Kandung dari Salah satu Dari terdakwa Membenarkan Yulianto Yang Tertembak 3 Peluru Oleh Korban Abdurrahman.

Kartini salah satu diantara
istri Terdakwa juga menjelas Siapa yang tertembak beliau menjawab Yulianto dia Tertembak 3 Lobang,Harapan saya Agar Suami Saya hukum/di Tuntut yang Seringan2 nya tuturnya.

 

Firdaus Menambahkan Warga Kampung Negara Bumi Ilir

“Saya Mohon Dengan Pihak² Terkait baik Dari PEMERINTAH,APH,DPRD,selaku wakil rakyat agar Mendamaikan kami Jangan Sampai bentrok Susulan karna kami Warga Negara Bumi Ilir takut nya, tidak bisa lagi menahan diri Karna LahanTanah Garapan Kami Masih Dikuasai Anak dan Keluarga Korban(Abdurrahman) pungkasnya.

Diketahui sebelumnya Warga Kampung Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah,Provinsi Lampung.
Bahwa dalam Wilayah Kampung Bumi Ilir Terdapat sebidang Tanah seluas ±100 Ha.yang dahulunya merupakan tanah Departemen transmigrasi yang dikerjasamakan kepada PT Tris Delta agrindo Sebagai pemegang hak pengusaha hutan HP dan BPPT (PT taring Mas).

Yang sekarang yang atas kebijakan pemerintah setempat digarap oleh warga Negara Bumi Ilir dengan cara menanam singkong kemudian hasilnya dimanfaatkan hanya untuk memenuhi kebutuhan sandang Pangan dan Papan bukan untuk menguasai lahan tersebut.

bahwa Warga Negara Bumi Ilir menggarap lahan tersebut dari tahun 2009,

pada tahun 2012 seorang yang bernama Abdurahman yang mengaku-ngaku sebagai pemilik lahan tersebut mendatangi lahan garapan tersebut dengan membawa TNI-ALMarinir,
dengan senjata lengkap untuk mengusir warga dari lahan garapan tersebut.

akan tetapi setelah menjelaskan kepada pihak TNI-AL Marinir tentang sejarah dan status lahan tersebut mereka memahami dan mengatakan bahwa warga Kampung negara bumi Ilir mempunyai hak dan untuk mengelola lahan tersebut kemudian TNI-AL Marinir tulang dengan tertib.

pada tahun 2018 seorang yang bernama Abdurahman kembali mendatangi lahan milik warga kembali membawa senjata API.

Berniat untuk menguasai lahan tersebut akan tetapi Abdurahman tidak mempunyai hak atas tanah tersebut dan hanya mengaku-ngaku mempunyai hak atas tanah tersebut layaknya preman kampung yang bersenjata API untuk menakut-nakuti warga negara bumi Ilir yang agar mau menyerahkan lahan garapan warga lalu dikuasai oleh Abdurahman.

atas intimidasi terus dilakukan oleh Abdurrahman sepanjang tahun 2018 s/d 2020.
dengan Cara

1.Mem portal Jalan akses masuk menuju lahan garapan warga.

2.merusak pohon singkong yang telah ditanam warga.

3.mengancam akan menembak warga masyarakat negara bumi Ilir yang mempunyai lahan garapan jika tidak mau hengkang dari lahan garapan itu agar Abdurahman yang menggarap lahan tersebut.

Akan tetapi warga Kampung Negara Bumi Ilir memilih tidak gentar akan ancaman preman kampung bersenjata Api tersebut karena mereka mempertahankan hidup mereka yang merupakan sumber warga mendapatkan makan dan membayar biaya pendidikan untuk anak-anak mereka.

Tepat pada tanggal 14 Januari 2021 warga Kampung Negara Bumi Ilir mendengar kabar bahwa Abdurrahman telah merusak singkong milik warga yang akan siap panen lalu warga mengecek lahan garapan tersebut dan ditemukan bahwa singkong milik warga yang siap panen telah rusak.

setelah warga selesai melihat lahan garapan yang telah rusak warga berniat pulang menuju rumah masing-masing.

di dalam perjalanan pulang warga dihadang oleh mobil Avanza berwarna silver yang kemudian diketahui yang turun dari mobil tersebut merupakan Abdurahman dan langsung menembak secara membabi buta ke arah warga dan mengenai salah satu warga Kampung negara bumi Ilir yang bernama Yulianto sebanyak 3 lubang tembakan bersarang di tubuh Yulianto.

Agar korban dari senjata Api Abdurahman tidak bertambah maka warga dengan sangat terpaksa melumpuhkan Abdurahman hingga Akhirnya meregang Nyawa

Akibat dari pembelaan terpaksa yang dilakukan warga Negara Bumi Ilir terhadap Abdurahman, kemudian diamankan 10 orang warga Negara Bumi Ilir yang ditetapkan sebagai tersangka dan didakwa dengan pasal pembunuhan.”””Dikutip Surat Warga Negara Bumi Ilir Kec.Anak Tuha Untuk Bapak Presiden Republik Indonesia”””
Ir.H.Joko Widodo (@Hatami)

Diterbitkan Pada Agustus 30, 2021 by NKRIPOST LAMPUNG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami
%d blogger menyukai ini: