NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Klarifikasi Pendamping P3-TGAI Srijaya Lampura: Program di Desa Tersebut Telah Sesuai Teknis dan Spesifikasi

BAGIKAN :

Nkripost.co.Lampung Sebelumnya diberitakan bahwa terdapat Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Desa Srijaya Kecamatan Sungkai Jaya Lampura diduga bermasalah dan dinilai tidak sesuai spesifikasi teknis.

Berdasarkan informasi tersebut Pemerintah Desa (Pemdes) Srijaya, pihak Kecamatan dan pendamping P3TGAI melakukan rapat koordinasi dengan mengundang sejumlah awak media.

Klarifikasi teknis tentang permasalahan Papan proyek yang tidak terpasang memang dijelaskan dalam juknis P3TGAI tidak ada ketentuan diwajibkan nya banner proyek atau papan proyek sebab sebelum dilaksanakan kegiatan terlebih dahulu di adakan kegiatan sosialisasi tingkat desa, survei lokasi lalu Musyawarah Desa (musdes).

“selanjutnya musdes 2, oleh sebab itu tidak diperlukan lagi papan proyek karna sudah di lakukan berbagai proses sosialisasi ditingkat desa sedangkan temuan yang ada batang singkong ataupun pelepah pisang, itu hanya metode uji coba” Jelas Riki Pendamping Teknis P3-TGAI SriJaya. Minggu(29-08-2021)

Riki juga menjelaskan bahwa bahan tersebut merupakan ujicoba awal tim pelaksana dan tak terpakai dan untuk saat ini sudah dikoreksi dan diperbaiki dan tidak ada lagi yang menggunakan bahan-bahan tersebut.

“secara teknis pengerjaan proyek Srijaya telah dilakukan oleh Tim teknis dan mendapatkan predikat beton kualitas terbaik dari Kepala Balai Besar wilayah Mesuji sekampung” pungkas Riki.

Selanjutnya Ketua P3TGAI Tunas Jaya 2 yang sebelumnya menyatakan adanya setoran kepada pihak pendamping tidaklah benar.

“saya dalam musyawarah ini menjelaskan bahwa tidak pernah merasa memberikan uang setoran ke pihak pendamping, dan informasi yang diterima rekan media itu kesalahpahaman saja” jelas Badri selaku Ketua P3TGAI Tunas Jaya 2.

 

Selanjutnya dalam pemberitaan sebelumnya disebutkan terkait permasalahan Publikasi media ditangani oleh Kasi Tiban Kecamatan Sungkai Jaya, hal tersebut terjadi salah persepsi.

“saya keberatan kenapa nama saya dibawa-bawa, rupanya yang dimaksud pendamping saya memiliki hubungan saudara dengan dirinya sedangkan pihak media berpikir lain” jelas Kasi Tiban Kecamatan.

Ditempat yang sama, Camat Sungkai Jaya menjelaskan agar permasalahan tersebut dapat diluruskan karena Desa Srijaya memiliki potensi persawahan yang cukup besar.

“kasihan Desa Srijaya, karena sawah nya sangat berpotensi sedangkan pendamping tidak pernah menyebut kata-kata Kasi Tiban Kecamatan Sungkai Jaya, karena yang dimaksud pendamping adalah dirinya memiliki hubungan saudara dengan S (47) yang bekerja di Kecamatan tersebut, dan tidak ada kontek dalam P3TGAI Srijaya” imbuh Wartoni camat Sungkai Jaya.

Wartoni juga mengatakan bahwa yang terjadi adalah kesalahpahaman dan mengharapkan awak media melakukan kontrol sosial terhadap seluruh pembangunan agar sesuai dengan aturan.

“kami juga berterima kasih kepada awak media, selaku kontrol sosial namun tentunya dengan Musyawarah Desa ini permasalahan dapat diluruskan dan Kami pihak Kecamatan sangat mengapresiasi bantuan pemerintah dan siap bersama-sama mengawasi pembangunan” ujar Wartoni.(@Hatami)

Diterbitkan Pada Agustus 29, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami
%d blogger menyukai ini: