NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Yoni Aliestiadi Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia Way Kanan Kesal, Ini Penjelasannya

BAGIKAN :

Nkripost.co.Lampung – Status Facebook (Fb) ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Way Kanan Yoni Aliestiadi pada hari Jumat (12/08/21) tentang keluhan pelayanan 3 SPBU sepanjang Jalan Lintas Tengah Sumatera di Way Kanan menjadi viral dan ditanggapi banyak Netizen Senin(16/08/2021)

Yoni Aliestiadi dalam Akun Fb menulis “Heran di Bumi Ramik Ragom kalau udah siang pasti Solar habis…
Dari Sidiarjo, Gunung Katun dan Baradatu solar habis dari pagi kata petugasnya…habis dari pagi apa dari semalan sudah di habiskan …perlu investigasi langsung lapor BP Migas 🙏”.

Tulisan dipicu akibat sulitnya mendapatkan BBM jenis solar Hampir setiap hari 3 SPBU yang ada di Jalan Lintas Tengah Sumatera dari Kecamatan Baradatu Kampung Tiuh Balak , Gunung Katun dan Kecamatan Umpu Semenguk Bedeng Sidiarjo kehabisan BBM jenis Solar.

Kehabisan BBM Solar ini di jawab oleh petugas SPBU dengan jawaban sudah habis sejak pagi hari dab dalam proses pengiriman dari Depo Pertamina.

Tautan Status FB Ketua AWPI direspon dan
menjadi viral mendapatkan tanggapan yang beragam agat dapat menindak lanjuti agar kelangkaan BBM Solar di Bumi Ramik Ragam Way Kanan bisa di atasi segera.

Ini lah komentar-komentar Nitizen.
” Bener bgtttt.. Selalu beli di eceran, ngk pernah kebagian di pom bensin, pagi, siang, sore, malam, embuh siapa yg borong, n ntah jam berapa biar bisa kebagian solar, padahal saya cuma mau pake mobil pribadi buat otw ke rumah mertua, bukan mau jualan 🤣🤣.” SAK adalah Warga Tiuh Balak Kecamatan yang rumahnya hitungan meter dari SPBU.

Hal serupa disampaikan oleh DB.
” Barusan siang ne saya jg mau isi solar benar benar habis, baradatu sampai blambangan habis total broo.” Keluhnya.

Selain itu dari warga Kampung Cugah ED menambahkan , Emang benar itu. Bensin, solar habis Tp kalau ngecor drijen pd malam hari ada.

Komentar-komentar ini juga yang membuat Ketua AWPI Way Kanan bertindak untuk segera mengumpulkan bahan-bahan sebagai Laporan ke APH yang lebih tinggi dari Kabupaten yakni ke APH Provinsi dan BP Migas supaya 3 SPBU ini mendapatkan sangsi .

Subuh jam 2 lampu mulai mati sa,at itu beraksi…Mungkin habis ditimbun, untuk bahan bakar tambang.. CC Erick Thohir…Sikat itu pasti permainan mrk pertamina….Mungkin di Bisniskan oleh oknum² yg mementingkan kepentingan pribadi.🙏🙏🙏🙏

Malahan salah satu Nitizen BS minta agar Bisa di cek industri,tambang,alat2 berat di waykanan punya ga faktur pembelian solar non subsidi😅.

Atas kejadian ini Ketua AWPI Way Kanan akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar ada perubahan untuk pelayanan SPBU yang beroperasional di Kabupaten Way Kanan.
(@Hatami)

Diterbitkan Pada Agustus 16, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami
%d blogger menyukai ini: