NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Saat Berjalan Membatasi Gerak, Saat Itulah Kita Menahan Virus Bergerak

BAGIKAN :

NKRIPOST.CO, JEPARA – Beberapa pekan terakhir, dalam rangka mendukung gerak bersama memutus penyebaran wabah Corona membutuhkan kerjasama diberbagai disiplin ilmu. Kebersamaan, kesetiakawanan sosial dan kerja sama dibutuhkan dalam situasi sulit sebagai wujud saling menjaga.

Dalam.kondisi seperti ini, PPKM Darurat harus menjadi agenda prioritas bersama, karena paparan Covid-19 tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga anak-anak empunya masa depan bangsa. Patut kita akui selama lebih dari satu setengah tahun, anak-anak kita kehilangan kehidupan yang diwarnai keceriaan bermain bersama teman-temannya, karena harus tetap tinggal di rumah bersama keluarga.

Dengan semakin ganasnya varian Covid-19 saat ini upaya untuk membuka interaksi sosial anak di luar rumah harus dipertimbangkan lagi secara matang.

BACA JUGA:

Jaga Diri Dan Jaga Sesama, Covid-19 Masih Ada Di sekitar Kita

 

Saat ini kita masih berada di tengah ujian dalam menghadapi ledakan kasus positif Covid-19 ini, Untuk kita harus memperkuat disiplin kita dan keluarga dalam menerapkan protokol kesehatan, agar anak-anak kita terlindungi dari paparan Covid-19.

Saat PPKM Berjalan membatasi gerak, saat itulah kita menahan virus bergerak. Apreasi juga kita sampaikan pada hari libur seperti hari Minggu ini, penghormatan tinggi tertuju kepada para petugas Polisi Lalu-Lintas & Penjaga Keamanan, para Dokter, Juru-rawat & Tenaga Kesehatan dan para Petugas Pemelihara Kebersihan Kota yang meninggalkan keluarga dirumah demi menjalankan tugas.

Ketika Covid lagi mengganas sekarang ini, simpati mengalir ke korps kesehatan & korps keamanan berugas menyelamatkan kita siang-malam tanpa lelah. Ya Allah, lindungilah mereka dalam tugas tanpa pamrih & perkuatlah daya juang bangsaku menundukkan Covid ini.

BACA JUGA:

Jokowi Presiden Terbaik Sepanjang Sejarah INDONESIA

 

Pelacakan tracing virus penting untuk membendung penularan Covid dan ribuan pasien dirawat di rumah-sakit, mungkinkah informasi digali dari pasien menelusuri asal penularan virus yang dialami agar diperoleh “peta persebaran virus” ribuan pasien Covid untuk dibasmi ?

Kita sadari bersama bahwa untuk melakukan pelacakan, kekurangan tenaga Trackernya banyak yang ikutan kena juga. Jadi kekurangan tenaga buat tracking.

Kuncinya kedisiplinan. Dan kita telah lalai mendisiplinkan diri selama ini. Terbiasa bebas sebebas-bebasnya. Bebas melawan arus di jalan raya, bebas parkir sembarangan, bebas berjualan di semua tempat di setiap kesempatan, jika ditegur malah lebih galak dan menyerang balik. Walau mampu melakukan 3T namun jika kedisiplinan melaksanakan 5M rendah maka tidak akan mampu menaklukkan covid. Sementara itu biaya 3T jauh lebih mahal dari biaya 5M.

“Dalam kondisi seperti ini, mereka yang tidak mau memakai masker adalah orang yang egois. Dia merasa hebat, merasa paling taqwa, merasa paling kuat. Dan dia tidak pernah berpikir bahwa ini justru _ihtimam_ kepada orang lain. Itu kepedulian kita kepada saudara kita, kepada orang lain. Kamu sehat, tapi ayahmu? Kakekmu? Apa kamu tidak ingin menjaga mereka? _‘Lho itu sudah takdir dari Allah’_. Takdir itu kalau sudah terjadi, baru kamu tahu kalau itu takdir. Kalau belum terjadi, kamu tahu dari mana? Oleh karena itu, kita memegang ajaran. Ajarannya adalah dengan ikhtiar, yaitu seperti yang sekarang ini (mematuhi protokol kesehatan).”

Tetaplah saling mengingatkan untuk menaati protokol kesehatan dan tak perlu bepergian jika tak ada kebutuhan mendesak.Menjaga diri, keluarga dan lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita terus berupaya memutus penyebaran wabah tanpa saling meninggalkan.***

NkriPost – Purnomo.

Diterbitkan Pada Juli 11, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami