NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Warga Masyarakat Yang Tidak Divaksinasi Bisa Jadi Sumber Mutasi Virus Baru COVID-19

BAGIKAN :
Ilustrasi

NKRIPOST.CO, JEPARA – Keadaan Indonesia sangat berat menghadapi pandemi covid-19 yang melanda dunia. Terlebih banyak yang tidak patuh, tidak disiplin dan mudah protes. Ikhtiarlah jangan nambah orang sakit. Jangan meremehkan covid. Dan jangan korbankan keluarga karena penularan. Patuhilah aturan negara. RS penuh itu terjadi saat ini. Semua harus fokus menghadapi dan menangani ancaman virus corona.

Ketika dunia dan bangsanya sedang dilanda bencana corona, yang sangat berbahaya bagi jutaan nyawa, masih saja ada yang selalu ribut mengikuti syahwat, mau sekuat apapun negara kita berusaha menyelamatkan kalau penghuninya merasa tidak butuh diselamatkan ya percuma.

Pakar genetika menyebut warga masyarakat yang menolak vaksin COVID-19 bisa jadi sumber mutasi baru. Alasannya karena virus diberi kesempatan untuk berkembang.

Program vaksinasi COVID-19 dikebut untuk meredam peningkatan kasus yang tajam di Indonesia. Pemerintah punya target memvaksinasi lebih dari satu juta orang dalam sehari dengan harapan masyarakat bisa cepat membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

Namun, tampaknya masih ada sebagian pihak yang meragukan dan menolak vaksin COVID-19. Ketua Pokja Genetik dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), dr Gunadi, mengatakan masyarakat yang tidak divaksinasi ini rentan menjadi sumber timbulnya mutasi baru.

“Kenapa? Karena begitu ada virus corona masuk ke dalam sel tubuh inang manusia sebagai hostnya, kemudian tidak ada sama sekali pertahanan tubuh katakanlah belum divaksin… virus coronanya ‘wah saya kalah ini’ maka dia akan bermutasi,” kata Gunadi dalam diskusi, Rabu (7/7/2021).

Jadi sekali lagi masyarakat yang tidak divaksin menjadi pabrik atau sumber mutasi baru. Itu kata ahli,” lanjutnya.

Gunadi menyebut kemunculan varian Delta di India sebagai contoh. Ketika sebagian populasi belum mendapat vaksinasi dan berkerumun dengan bebas, maka virus Corona bisa lebih leluasa berkembang sampai akhirnya mendapatkan mutasi yang ‘cocok’ untuk menyebar di populasi.

Virus tidak bisa hidup tanpa inang. Katakanlah virus masuk ke satu orang. Kalau kemudian dia isolasi mandiri tidak interaksi sosial inikan akhirnya (virus -red) diserang sama sel imun inang, dikalahkan baik itu karena vaksinasi dan seterusnya, tidak bisa menyeberang matilah di sini posisinya. Tidak menyebabkan timbul mutasi baru,” pungkas Gunadi.***

NkriPost – Purnomo.

Diterbitkan Pada Juli 8, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami