NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Tidak Hadirnya Dinas Kehutanan Dalam Musyawarah, Tokoh Adat Pertanyakan, Ada Apa?

BAGIKAN :

NKRIPOST.CO. OELAMASI. Ketua BAMUSWARI Prov. NTT. Bersama Tokoh Adat Desa Bipolo Tuan Kec. Sulamu, Kab. Kupang Prov. NTT, Melakukan Musyawarah Terkaait Kayu Jati Yang Di Potong atau Sengsor Tanpa Pengetahuan Kepala Desa dan Tokoh Adat oleh Oknum dari Dinas Kehutanan Kab. Kupang.

Berdasarkan pantauan media ini di Desa Bipolo Kab. Kupang, Rabu, 30/06/2021, Pukul 09:00 pagi sejumlah Tokoh Adat Berbondong-bondong mendatangi Kantor Desa Bipolo, untuk menunggu musyawarah bersama Dinas Kehutanan Kab. Kupang sesuai kesepakatan bahwa hari Rabu,30/06 hari ini akan melakukan musyawarah.

Baca juga :

Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM) Provinsi Lampung, Menggelar Bimbingan Teknis Atau Pelatihan Kader Keamanan Pangan

“Namun berdasarkan pantauan media ini ada rasa kekecewaan dari para pihak Tokoh Adat yang merasa sangat di permainkan oleh pihak terkait karena perjanjian itu tidak di tepati”.

Marten Seso, selaku Ketua Adat Desa Bipolo Tuan, mengungkapkan rasa kecewanya pada Pihak Dinas Terkait karena sudah dua kali kita di PHP dengan janji yang sama bahwa akan musyawarah bersama tokoh adat namun hasilnya tidak ada.

Lanjut, Marten Seso, Maka hari ini pun saya menyatakan sikap untuk melakukan Musyawarah untuk menindak lanjut kasus ini dan dari hasil Musyawarah ini akan kami lanjut ke Rana Hukum. Tegasnya

“Dalam Musyawarah tersebut, turut hadir juga Ketua BAMUSWARI Prov. NTT. Kepla Desa Bipolo dan Tokoh Adat Desa Bipolo Tuan, serta masyarakat Suku Adat Desa Bipolo”

Theofilus Tapikab, selaku Kepala Desa Bipolo, Kab. Kupang, kepada media ini bahwa, pada tanggal 15, April, 2021, itu benar ada surat pemberitahuan dari Dinas Kehutanan untuk pembersihan lokasih, bukan surat ijin untuk tebas atau sengsor. namun ko bisa ada penebasan kayu jati dan ini ijinnya dari mana sebenarnya?

Baca Juga:

Temuan Karya Anak Bangsa: Sampah Maggot Sebagai Pakan Alternatif Bagi Peternak Unggas Dan Pembudidaya Ikan Air Tawar

 

Lanjutnya, dan pada tanggal yang sama juga langsung sengsor kayu jati bukan pembersihan lagi, sehingga saat itu pula saya langsung menuju TKP untuk cegat namun ada oknum yang mengatas namakan oknum dari dinas terkait sehingga saya menjadi diam membisu.

Hans FL. Mbo’oh. Selaku Ketua DPW BAMUSWARI NTT. Mebernarkan bahwa hari ini telah diadakan rapat atau Musyawarah terkait dengan  pemanfaatan dan kepemilikan Wilayah Hutan Bipolo yang berlokasi di MAUNTEKO, KUNI, BAINEOB, SLAMAT, KIUPENU, BUB KOLE, A’NANEK, NON BESE, KUN FUJ, AIJAOB, OEL NUNU, TEUF NAN, USAPI’BA DAN MONE KLEOB. Ungkapnya

“Sebenarnya kita dari Lembaga ingin untuk menyelesaikan secara adat namun karena ada kejanggalan dari Dinas terkait yang tidak hadir dalam musyawarah saat ini, maka putusan dari para tokoh adat saat ini kita tidak bisa ubah”.

Bahkan Saya sudah berusaha untuk komunikasih pada pihak Dinas Terkait baik via telpon bahkan WhatsApp namun tidak di respon sampai pertemuan ini selesai. Tutupnya. AT. Tim

Diterbitkan Pada Juli 1, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami