NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Nur Hidayat: Dua Hari 53 Orang MD Karena Terpapar Covid-19, Jepara Harus Ada Tindakan Extra Ordinary

BAGIKAN :

NKRIPOST.CO, JEPARA – Harusnya semua pemangku kepentingan paham bahwa angka positip covid yang melambung tinggi, diikuti kematian yang meningkat pesat, itu menjadi peringatan bahwa kita harus waspada. Berhenti ngumpul & berpergian seperti biasanya. Saatnya makin jaga prokes,Ujar Nur Hidayat. Sekjen DPD. Partai Nasdem Jepara ini.

Kebodohan dengan sikap keras kepala di saat pandemi covid-19 seperti ini yang jadi taruhan atau korbannya adalah nyawa orang2 terdekat, keluarga, anak2, dan orang tua. Ujarnya.

Jepara sudah saatnya mengambil kebijakan extra ordinary, atau kebijakan yang luar biasa jika tidak ingin korban jatuh semakin banyak. Bahkan dalam dua hari terakhir ini tercatat 53 orang meninggal dengan status probable dan positif terkonfirmasi Covid-19.

Dalam kondisi seperti ini Jepara tidak bisa lagi menerapkan kebijakan tanpa kajian jelas terhadap indikator dan parameter epidemiologi dan hanya nampak sebagai sebuah pencitraan.

“Rumah sakit rujukan tidak dapat menampung semua pasien yang menjalani isolasi mandiri yang kemudian kondisinya semakin kritis. Akibatnya fatal, nyawa pasien kemudian tidak tertolong,” Nur Hidayat, ketua Komisi. C. DPRD. Jepara ini.

Nur Hidayat juga menyoroti laboratorium PCR di RSUD RA Kartini yang tidak dapat lagi menampung seluruh hasil pemeriksaan swab dari puskesmas. Bahkan menurut sejumlah staf Puskesmas, pemeriksaan Swab PCR telah dihentikan dan diganti dengan pemeriksaan RDT Antigen sejak seminggu lalu.

“Anehnya data hasil pemeriksaan RDT Antigen ini tidak dilaporkan sebagai kasus positif yang ditemukan. Harusnya Jepara yang telah memilih tipe B dan laboratorium PCR dalam kondisi overload, hasil pemeriksaan RDT Antigen harus dimasukkan data kasus positif dan diumumkan. Tujuannya agar Satgas di Desa dapat mengelola dan membantu mereka yang menjalani isman serta positif rate mendekati angka senyatanya.

Mungkin  hal hanya untuk menyiasati  menurunkan angka positif rate harian Jepara yang selama bulan Juni ini selalu di atas 30 %, jauh di atas patokan nasional dan WHO sebesar 5 persen. Bahkan pernah mencapai 70%.
“Sebenarnya kasus Jepara jauh lebih tinggi dari yang diumumkan. Namun sepertinya ada yang ingin nampak data positif yang dirilis kecil. Juga termasuk angka kematiannya,” ungkap Edy. Disamping itu tidak ada usaha serius untuk menemukan virus apa yang saat ini berkembang di Jepara.

Akibatnya banyak kematian diberbagai desa dalam jumlah yang tidak wajar dengan  kriteria yang tidak jelas. “Dalam kasus seperti ini jika dilakukan pemulasaraan oleh keluarga  tanpa pendampingan dari satgas, bisa terjadi penularan di tengah keluarga,” paparnya

Jadikan RSUD RA Kartini Rumah Sakit Covid

Dalam kondisi seperti ini, Nur Hidadayat   mengusulkan segera dibuka tambahan tempat tidur  ruang isolasi yang memdai. “Jika diperlukan, ruang perawatan di RSUD RA Kartini diubah dan  diperuntukkan pasien Covid-19 seperti yang dilakukan RS. Wongsonegoro Semarang.

Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi mestinya diterapkan dalam kondisi darurat di Jepara. “Banyak imbauan dan larangan tanpa pelaksanaan yang jelas dalam memperkuat protokol kesehatan, justru membuat kepercayaan masyarakat terhadap  percepatan penanganan covid-19 menurun. Hampir semua imbauan dan larangan mandul,” tutur Nur hidayat

Dalam kondisi waktu sekarang usahakan jangan sakit apapun. Karena RS sedang penuh-penuhnya. Seluruh Nakes kesulitan menangani membludaknya pasien. Obat-obatan subsidi terkait Covid stoknya sulit didapat. Harga obat paten melambung. Keadaan bisa bikin tambah stress bagi yang sakit dan keluarganya.

“Dalam perekrutran tenaga kesehatan yg lambat seharusnya Syarat-syarat untuk menjadi relawan tenaga kesehatan di permudah karena kita dalam kondisi darurat, agar pemenuhan tenaga kesehatan segera teratasi”ujarnya.

NkriPost – Purnomo.

Diterbitkan Pada Juni 30, 2021 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami