SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Siak; Keritikan Kegiatan Rakernas JKPI VIII 2020 Yang Akan Digelar Pada Masa Covid-19Kegiatan

NKRU Post.Riau | Siak – Menyingkapi kegiatan acara Rakernas JKPI VIII 2020 yang akan di selenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Siak di penghujung tahun ini yang mana acara ini menelan dana mencapai 1 Milyar lebih, mantan Anggota DPR RI Sayed Abubakar A.Asegaf langsung memberikan komentar kepada pemerintah terkait kegiatan ini. Jumat ( 17-18-2020 ) di Siak Provinsi Riau.

Kabupaten Siak akan menggelar acara Festival Kota Pusaka Indonesia ( FKPI ) acara ini akan di laksanakan di Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II yang mana saat ini beredar berita di media online terkait kegiatan Fastifal dan Rakernas, Hajatan besar yang baru pertama kali digelar di Kota Siak tersebut adalah Festival Kota Pusaka Indonesia (FKPI) sekaligus Rapat Kerja Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (Rakernas JKPI) VIII tahun 2020 yang akan di laksanakan yakni mulai tanggal 19 hingga 22 Desember 2020.

Mantan anggota DPR RI fraksi Partai Demokrat Sayed Abubakar A.Asegaf Angakat bicara dan memberikan kritik kepada Pemerintah Kabupaten Siak. Sayed menjelaskan kepada awak media NKRIPOST.com

” Harapan saya kepada Pemerintah Kabupaten Siak agar kiranya bisa menunda dahulu semua kegiatan yang melibatkan orang dalam jumlah banyak terutama di masa covid-19 ini, kita semua bisa melihat dari segi pendidikan anak-anak kita tidak di perbolehkan bersekolah, kenapa acara yang melibatkan orang dalam jumlah yang besar ini di perbolehkan, harusnya pemerintah lebih jeli dalam memikirkan keselamatan masyarakat kabupaten siak, pemerintah harusnya menjadi contoh bagi masyarakat “

” Sangat saya sayangkan kegitan yang dana cukup besar diatas 1 Milyar ini, alangkah baiknya dana itu di gunakan untuk kebutuhan masyarakat di masa pendemi covid-19 sekarang ini, utamakan ekonomi masyarakat, karena dimasa pandemi covid-19 ini masyarakat menjerit untuk menyambung hidup mencari makan, dana pemerintah kabupaten siak terbuang sia sia. Jadi saran saya jangan membuat kegiatan-kegiatan yang bersifat ceremony di tengah -tengah kehidupan ekonomi rakyat yg dalam kondisi sulit di masa iPandemi ni, Jangan di habiskan dana Pemerintah Kabupaten Siak untuk hal hal yang tidak berpaedah seperti ini. Ucap Saed <<(VH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed