NKRI POST

BERITA SEPUTAR NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Insentif Anggota Linmas Di O’besi Dibayar Dengan Kecewa Dan Menahan Malu

BAGIKAN :

Aprianus Banoet Linmas Desa O’besi

Nkripost, SoE/TTS – Aprianus Banoet Salah satu anggota linmas di desa O’besi, kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, akhirnya hanya menerima kekecewaan dan menahan malu pada saat pembayaran insentif anggota linmas di akhir tahun 2020.

menurutnya ketika dikonfirmasi wartawan pada hari senin 14 Desember 2012 Apris dalam sapaan akrabnya mengaku sangat kecewa dan malu karena namanya tidak di akomodir dengan berbagai alasan yang tidak jelas.

Meski sudah disuruh untuk melengkapi persyaratan dengan membuka rekening di Bank NTT Cabang Pembantu Kapan tetapi akhirnya Nama Aprianus Banoet tidak keluar pada saat pembayaran Insentif 2020,hal inilah yang membuat anggota linmas ini sangat kecewa.

“Coba kalau mau kasi keluar saya dari linmas juga kasi tau dari awal. Ini sudah suru kita urus rekening dengan persyaratan talalu banyak baru terakhir saya mau Pi terima uang malah dapat malu karena petugas pol PP yang bayar bilang nama sonde ada na datang bikin apa?.Ucapnya dengan ekspresi kecewa.

masih pantauan awak media,Para Linmas lainnya di desa O’besi yang juga di temui wartawan mengatakan bahwa dari 25 orang yang terdata sebagai penerima insentif Linmas tahun 2020 tidak ada nama Aprianus Banoet tapi muncul 4 nama yang di ketahui belum menjabat sebagai linmas selama ini di desa tersebut.

Sementara data penerima insentif Linmas desa O’besi tahun 2020 yang telah di peroleh media ini juga menerangkan bahwa sejumlah 25 anggota linmas di desa tersebut sudah menerima insentif dan nama Aprianus Banoet tidak terakomodir.

Kasat Pol PP Benediktus Maulesu, yang di konfirmasi wartawan di ruang kerjanya mengatakan bahwa data linmas setiap tahun di usulkan oleh para kepala desa.

“Biasanya ada perubahan data linmas setiap tahun karena ada linmas yang pindah domisili atau meninggal tapi itu biasanya yang mengusulkan adalah para kepala desa jadi pol PP proses pembayaran sesuai data yang di terima dari desa,” pungkas Kasat

Sedangkan Kepala Desa O’besi, Gustaf Willa yang di hubungi via telepon seluler oleh wartawan mengatakan bahwa memang ada kesalahan tapi dirinya belum berkoordinasi dengan pihak Pol PP.

“Memang kita di sini ada kesalahan sedikit ibu tapi cuma 1 orang fan saya belum melapor ke komendan linmas yaitu pol PP,”jelas kades

Entah siapa yang akan bertanggung jawab terhadap masalah tersebut. Semoga tidak ada linmas lain yang mengalami hal yang sama. (*)

Diterbitkan Pada Desember 17, 2020 by NKRI POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami
%d blogger menyukai ini: