SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI
oleh

Dinas Perpustakaan Kota Surabaya Gelar Lomba, Dukuh Pakis Raih Juara Umum

Nkripost, Surabaya – Perayaan bulan bahasa Dinas Perpustakaan Kota Surabaya mengadakan berbagai macam kegiatan perlombaan diantaranya pembuatan bussy book, menulis cerita, mendongeng hingga pembuatan video yang berakhir tanggal 28 Oktober 2020 dan di putuskan ada tiga pemenang dalam setiap pertandingan.

Pertandingan tersebut di diikuti sebanyak 31 kecamatan yang ada di Surabaya dengan Penilaian sangat ketat dan semua peserta baik.

Dalam pertandingan tersebut Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya di nobatkan sebagai juara umum dengan kategori Juara 1 lomba mendongeng, juara 3 lomba pembuatan bussy book, dan juara 3 pembuatan video.

Dari keempat perlombaan yang ada Kecamatan Dukuh Pakis berhasil mendapatkan 3 juara dalam perlombaan.

Penyerahan dilakukan secara sederhana untuk perwakilan per kecamatan untuk mengambil hadiahnya di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya melalui petugas yang ada di tiap kecamatan.

Setelah petugas dalam setiap kecamatan mengambil penghargaan lewat kantor, petugas se Kecamatan Dukuh Pakis mengadakan tasyakuran dan penyerahan penghargaan kepada bibit pendongeng Salsabila dan masyarakat. Jumat 27 November 2020.

Dalam penyerahan penghargaan dan tasyakuran TBM se Kecamatan Dukuh Pakis kegiatan dibuka dengan aksi Barongshai di pembukaan kegiatan.

“Saya bangga dalam kegiatan tersebut kami bisa mendapatkan banyak penghargaan lomba harapan kedepannya TBM se Kecamatan Dukuh Pakis harus bisa mempertahankan gelar juara umum di tahun berikutnya”, jelas Kaidin Supriono selaku sub koordinator Kecamatan Dukuh Pakis saat di hubungi reporter kami.

Tidak hanya dari bibit pendongeng Salsabila yang hadir, pendongeng Nasional Kak Harris dan Komunitas Seni Surabaya Barat juga ikut hadir dalam kegiatan penyerahan penghargaan.

Endah Andariyanti selaku Koordinator wilayah Dukuh Pakis berpesan melalui sambutannya mengajak seluruh timnya untuk terus mempertahankan kekompakan.

“Kalau kita harus bisa kompak dan solid dalam kegiatan di tahun berikutnya, karena mempertahankan itu lebih sulit dari merebutnya.” Ujar Endah. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed