Kemenag Asmat Siap Bersinergi Dengan MRP-PPS Monitoring Penggunaan Dana Otsus
Diterbitkan Kamis, 1 Oktober, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST ASMAT – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asmat Wilhelmus menyatakan siap bersinergi dengan Majelis Rakyat Papua Selatan (MRP-PPS) untuk memonitoring penggunaan dana Otsus Papua demi pengembangan dan peningkatan kualitas kehidupan umat beragama di Kabupaten Asmat.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Asmat Wilhelmus Kolyaan saat menghadiri undangan kegiatan Monitoring Penggunaan Dana Otsus yang digelar MRP-PPS di aula Kantor Kemenag Asmat, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut selain dihadiri pihak Kemenag Asmat, juga turut hadir Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kab Asmat dan sejumlah organisasi kepemudaan lainnya.
Kepala Kantor Kemenag Asmat mengatakan bahwa Kementerian Agama memiliki tugas dalam pelayanan, pembinaan, dan pengembangan kehidupan beragama. Karena itu, ketika terdapat program pembangunan bidang keagamaan oleh pemerintah daerah yang bersumber dari Dana Otsus, pihaknya memandang penting adanya koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, MRP, Kementerian Agama, serta lembaga-lembaga keagamaan.
Kepala kantor juga mengatakan sinergitas ini bertujuan untuk memastikan bahwa program tersebut tidak berhenti pada terlaksananya kegiatan dan terserapnya anggaran, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan umat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan di bidang keagamaan harus mampu memperkuat kerukunan umat beragama, memperkuat toleransi, menjaga persaudaraan, serta membangun kehidupan masyarakat Papua yang damai,” tegas Wilhelmus.
Wilhelmus menambakan bahwa program ini penting untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat, mendengar suara mereka, mengetahui kebutuhan mereka, dan memastikan bahwa program yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan serta implementasinya tanpa membeda-bedakan latar belakang agamanya.
“Kita boleh berbeda agama.
Kita boleh berbeda denominasi.
Kita boleh berbeda suku dan latar belakang.
Tetapi kita memiliki tanah yang sama, yaitu tanah Papua, dan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kedamaian dan masa depan generasi Papua,” tambahnya.
Wilhelmus mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan MRP untuk memberikan data keagamaan jika dibutuhkan.
“Dalam kegiatan ini, kami siap memberikan data dan informasi sesuai dengan kewenangan kami serta mendukung proses koordinasi dan monitoring yang dilakukan oleh MRP Papua Selatan Pokja Agama,” ungkap Wilhelmus.
BACA JUGA:
Relawan Prabowo Gibran Desak Presiden Turun Tangan Bantu Puluhan KK WNI Eks Timor Timur yang Terancam Digusur Kodam Jaya Di Karet Tengsin
Sementara itu, anggota Majelis Rakyat Papua Selatan (MRP-PPS) dari unsur kelompok kerja (Pokja) Agama mewakili umat Katolik, Salmon Pirap didampingi staf ahli MRP-PPS Yulianus P. Aituru dan Anggota MRP Martinus Epowor mengajak Kemenag Asmat untuk terus memperkuat kerja sama terutama dalam bidang keagamaan.
“Monitoring merupakan instrumen penting untuk mengukur keberhasilan sebuah program karena itu, kami mengajak Kemenag agar lebih menyentuh kehidupan masyarakat di bidang keagamaan,” kata Salmon.
Ia berharap, sinergitas MRP dan Pemerintah Daerah serta Kementerian Agama dan stakeholder lainnya dapat mendukung program kerja MRP di bidang keagamaan semakin kuat.
“Harapan antara MRP Papua Selatan Kemenag Asmat Pemda lembaga keagamaan dan OKP semakin kuat,” pungkas Salmon. (Jef)
