NKRIPOST

NKRIPOST – VOX POPULI PRO PATRIA

Rentetan Gempa di Indonesia: Dari NTT, Sulawesi Sampai Pulau Nias

Listen to this article

Diterbitkan Rabu, 19 Agustus, 2026 by NKRIPOST

Ilustrasi Gempa Bumi

NKRIPOST NIAS – Wilayah laut tenggara Nias Selatan, Sumatera Utara, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 pada Selasa (18/8/2026) pukul 13.02.23 WIB. Getaran gempa terasa hingga Sumatera Barat dan membuat warga di sejumlah daerah berhamburan keluar rumah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan data BMKG, episenter gempa berada di laut pada koordinat 0,65 Lintang Selatan dan 98,32 Bujur Timur. Lokasinya sekitar 147 kilometer tenggara Nias Selatan dengan kedalaman 29 kilometer.

Dalam rilis resminya BMKG menyampaikan:
“#Gempa Mag:6.1, 18-Agu-26 13:02:23 WIB, Lok:0.65 LS,98.32 BT (147 km Tenggara NIASSELATAN-SUMUT), Kedlmn:29 Km.”

Namun pada pemutakhiran pukul 13.58 WIB, BMKG merevisi parameter gempa menjadi M 5,8 dengan kedalaman 35 kilometer dan episenter bergeser ke 157 kilometer tenggara Nias Selatan.

Guncangan gempa dirasakan di berbagai wilayah dengan intensitas berbeda.

BMKG mencatat skala IV MMI di Tapanuli Utara. Skala III-IV MMI dirasakan di Padang, Padang Pariaman, Pariaman, Pasaman Barat, dan Agam. Sementara skala III MMI dirasakan di Padang Sidempuan, Subulussalam, dan Nias Selatan.

“Dirasakan (MMI) IV Tapanuli Utara, III-IV Padang, III-IV Padang Pariaman, III-IV Pariaman, III-IV Pasaman Barat,” tulis BMKG.

Di Kota Padang, warga mengaku merasakan getaran cukup kuat selama sekitar 10 detik.
“Cukup kuat terasa. Bergoyang dan mengentak,” kata Rina, warga Tan Malaka, Padang.

Di Kepulauan Mentawai, guncangan juga terasa kuat. Warga langsung keluar dari bangunan.
“Kita baru saja merasakan gempa, terasa sekali di pusat desa,” ujar Elius, Kepala Desa Sigapokna, Kecamatan Siberut Barat.

Ia mengimbau warganya tetap tenang. “Kita sampaikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Kita tunggu beberapa menit mendatang apakah ada gempa susulan atau tidak,” kata Elius.

BACA JUGA:

Update Gempa NTT: 68 Meninggal, Pemerintah Siagakan Dana Bencana Rp5 Triliun

BMKG menegaskan hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak memicu tsunami.
“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan resmi BMKG.

Hingga pukul 13.30 WIB, BMKG juga belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan.
“Hingga pukul 13:30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” tulis BMKG.

Meski begitu, masyarakat tetap diminta waspada. “Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” imbau BMKG.

Rentetan Gempa di Indonesia
Gempa Nias Selatan terjadi di tengah tingginya aktivitas kegempaan di Indonesia beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya, wilayah Flores, NTT, diguncang gempa besar M 7,7. Hingga 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat masih ada 2.119 gempa susulan.

Wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, juga baru saja mengalami rangkaian gempa yang membuat masyarakat waspada.

Meski demikian, BMKG menegaskan gempa Nias Selatan memiliki karakteristik berbeda dan tidak terkait langsung dengan dua kejadian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa. Tim BPBD dan BMKG masih melakukan pemutakhiran data seiring masuknya informasi dari lapangan.

Warga diimbau tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI: JL. KH. MAS MANSYUR NO. 122 B, KEL. KARET TENGSIN, KEC. TANAH ABANG KOTA JAKARTA PUSAT - WA: 0856 9118 1460  
EMAIL: [email protected]
NKRIPOSTCO ©Copyright 2026 | All Right Reserved