Gerindra NTT Bergerak: Fernando Soares Turun ke Maumere, Koordinasikan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi Korban Gempa
Diterbitkan Minggu, 16 Agustus, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST MAUMERE – Merespons cepat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores dan sekitarnya, Sabtu (15/8/2026) dini hari, Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT Fernando Jose Osorio Soares langsung turun ke lapangan.
Instruksi itu diterimanya langsung dari Sekjen DPP Partai Gerindra Sugiono sekitar pukul 10.00 WITA. Fernando ditugaskan mengawal seluruh kader Gerindra di NTT untuk membantu masyarakat terdampak.
“Saya tadi diperintah langsung melalui telepon kurang lebih jam 10 pagi untuk hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang mengalami musibah. Perintahnya jelas, semua kader Gerindra wajib bergerak membantu sesama terdampak gempa,” ujar Fernando di Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (15/8/2026) malam.
Tak menunggu lama, Fernando langsung bertolak ke Maumere, Kabupaten Sikka untuk meninjau kondisi warga, menyerap aspirasi, dan memastikan bantuan tersalurkan.
Ia kemudian meneruskan instruksi tersebut ke seluruh DPC Gerindra dan anggota DPRD Fraksi Gerindra di wilayah Flores, Nagekeo, Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.
“Instruksi saya kepada seluruh pengurus dan anggota DPRD Gerindra: jangan menunggu. Segera turun ke wilayah masing-masing, lihat kondisi masyarakat, bantu sesuai kemampuan dan koordinasikan dengan pemerintah serta aparat terkait,” tegas Wakil Ketua DPRD NTT itu.
BACA JUGA:
Presiden Prabowo: Pemerintah Hadir untuk NTT, 50.000 Sembako dan Tim BUMN Diberangkatkan dari Halim
Duka NTT Adalah Duka Kita Bersama: KI DKI Jakarta Minta Data Bencana Dibuka ke Publik
Gempa NTT M7,7: Dasco Dorong Komisi DPR dan Legislator Dapil NTT Turun Bantu Warga
Gerakan yang dilakukan kader Gerindra meliputi:
1. Pembukaan dapur umum di titik pengungsian
2. Penyaluran sembako, air minum, tenda, dan obat-obatan
3. Koordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan agar distribusi tepat sasaran
“Ketika masyarakat mengalami musibah, kita harus hadir. Jangan hanya melihat dari jauh. Datang, lihat kondisinya, dengarkan apa yang mereka butuhkan dan bantu sesuai kemampuan kita,” kata Fernando.
Ia menegaskan bantuan difokuskan untuk ±2.000 warga pengungsi yang saat ini mengungsi mandiri di Nagekeo, Sikka, dan Manggarai akibat khawatir gempa susulan.
Fernando menekankan bahwa gerakan ini murni aksi kemanusiaan.
“Ini bukan waktunya bicara politik. Ini waktunya kemanusiaan. Semua kader harus bergandengan tangan membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.
Ia juga meminta anggota DPRD Gerindra memanfaatkan jaringan untuk mempercepat penanganan.
“Anggota DPRD harus turun langsung. Jangan hanya menunggu laporan. Lihat kondisi masyarakat dan koordinasikan apa yang bisa kita bantu,” tambahnya.
Fernando mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak panik.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang. Jangan panik dan tetap mengikuti informasi serta arahan dari pemerintah dan petugas. Yang paling penting saat ini adalah keselamatan kita bersama,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.
“Pastikan informasi berasal dari sumber resmi BMKG, BPBD, Basarnas, TNI dan Polri. Tetap waspada, tetapi tidak perlu panik,” ujarnya.
Di akhir, Fernando menyampaikan belasungkawa.
“Kita ikut berduka atas musibah ini. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan. Kita akan terus kawal bantuan dan memastikan kader Gerindra hadir di tengah masyarakat selama masa tanggap darurat,” pungkasnya.
Berdasarkan data BNPB per Sabtu pukul 15.00 WITA, gempa M7,7 di Nagekeo menelan 38 korban meninggal, 2 luka berat, 11 luka ringan, dan 2.000 warga mengungsi.
Kerusakan terjadi di fasilitas kesehatan, rumah warga, dan infrastruktur jalan. BMKG mencatat 37 gempa susulan dan telah mencabut peringatan tsunami.
Pemerintah melalui Presiden Prabowo telah memerintahkan pengiriman 50.000 paket sembako. Pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga mendorong percepatan evakuasi dan pemulihan fasilitas publik.**
