3 Anggota Polres Katingan Tewas Dibunuh Dalam Tugas, 5 Pelaku Penyerangan Berhasil Ditangkap Polisi
Diterbitkan Rabu, 8 Juli, 2026 by NKRIPOST

NKRIPOST PALANGKA RAYA – Tim gabungan Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah kembali menangkap dua pria yang diduga terlibat penyerangan terhadap personel Polres Katingan saat operasi penindakan kasus narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.
“Dua pria berinisial Y dan L berhasil diamankan pagi tadi di wilayah Kabupaten Katingan,” kata Kapolres Katingan AKBPDodik Hartono di Palangka Raya, Rabu (8/7).
Kedua terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk mendalami peran masing-masing dalam peristiwa penyerangan yang mengakibatkan tiga anggota Polri meninggal dunia.
Penyidik juga terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam kasus tersebut.
“Saat ini keduanya masih dimintai keterangan dan pemeriksaan masih dalam rangka pengembangan perkara,” ucapnya.
Dodik mengatakan tim gabungan masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah orang yang diduga ikut terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.
Menurutnya, proses penegakan hukum akan terus dilakukan hingga seluruh pihak yang diduga terlibat berhasil ditangkap dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sampai saat ini sudah lima terduga pelaku yang berhasil diamankan. Terduga lainnya masih dalam proses pengejaran oleh tim gabungan dan pengembangan akan terus dilakukan,” ujarnya.
Sebelumnya, aparat lebih dahulu menangkap tiga orang terduga pelaku penyerangan anggota Polres Katingan, yakni berinisial Saldy, Robi, dan N.
Penangkapan Y dan L menambah jumlah terduga pelaku yang saat ini menjalani proses hukum menjadi lima orang.
Peristiwa penyerangan terjadi saat personel Satresnarkoba Polres Katingan melaksanakan operasi penindakan terhadap terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis (2/7) dini hari.
Operasi tersebut mendapat perlawanan yang diduga menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan tiga anggota Polri gugur dalam tugas.
“Kami akan terus mengembangkan perkara ini hingga seluruh pihak yang terlibat berhasil diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Dodik.
BACA JUGA:
Oknum Anggota Polisi Digerebek Bareng Istri Rekannya Ditahan Propam Polres Kotawaringin Timur, Kasus Dugaan Perselingkuhan
Peristiwa bermula pada Rabu (1/7) setelah Satresnarkoba Polres Katingan menerima laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu-sabu di Desa Tumbang Kalemei.
Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang terduga pelaku berinisial BIO yang merupakan residivis kasus narkotika.
Tim Satresnarkoba kemudian bergerak ke lokasi dan tiba pada Kamis (2/7) dini hari untuk melakukan penangkapan. Saat proses penindakan berlangsung, petugas mendapat perlawanan menggunakan senjata tajam.
Meskipun telah melepaskan tembakan peringatan, serangan terus berlanjut sehingga petugas melakukan tindakan terukur untuk melindungi keselamatan personel.
Situasi semakin tidak kondusif ketika keluarga terduga pelaku dan sejumlah warga diduga ikut menyerang petugas menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, serta berbagai benda berbahaya.
Tim Satresnarkoba kemudian berupaya menyelamatkan diri sembari meminta bantuan personel dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.
Dalam proses evakuasi, sembilan personel berhasil diselamatkan, sedangkan tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas. ***voi
