Bupati Solok Epyardi Asda Terima Harapan Ratusan Guru Honorer
Diterbitkan Jumat, 19 Januari, 2024 by NKRIPOST
NKRIPOST AROSUKA – Bupati Solok, H. Epyardi Asda, M.Mar Dt Sutan Majo Lelo, menerima keluh kesah dan jeritan hati para guru honorer se Kabupaten Solok, Kamis, 18 Januari 2024.
Lebih dari 500 orang guru honorer memenuhi Ruangan Solok Nan Indah, Arosuka untuk menyampaikan keluhan mereka dan harapan mereka kepada Bupati Epyardi Asda. Para guru yang datang dari seluruh pelosok se Kabupaten Solok itu, rela duduk bersila di lantai menunggu kedatangan Bupati Epyardi Asda.
Bupati Epyardi Asda saat memasuki ruangan disambut dengan riang gembira oleh para guru honor tersebut.
Turut hadir mendampingi Bupati Epyardi Asda, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Syafrudin, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Eva Nasri, Kepala BKPSDM, Afrialdi, Kepala Dinas Kominfo, Teta Midra, Kepala Satpol PP dan DAMKAR, Elafki, dan sejumlah pejabat eselon III dilingkup Pemerintah kabupaten Solok.
Bupati Solok, Epyardi Asda yang biasanya selalu tampil tegas, kali ini sangat berbeda. Dia mengucapkan salam dengan suara serak, seraya memilih duduk lebih dekat dengan para guru honorer .
Tak terkesan sikap tegas Bupati Epyardi saat itu, bahkan dia terlihat haru dengan mata berkaca-kaca menatap semua guru honorer yang hadir dalam ruang tersebut.
Bupati Epyardi Asda mengatakan ternyata masih banyak para pahlawan pendidkan yang masih belum mendapatkan keadilaan.
“ Saya pikir dengan mengangkat 400 PPPK kemaren sudah mulai mayoritas berkurang, tetapi rupanya saya salah, masih banyak pahlawan tanpa tanda jasa ini yang belum mendapatkan keadilan sebagaimana yang diharapkan” ungkap Bupati.
Epyardi Asda juga menjelaskan bahwa kewenangan pengangkatan PNS dan PPPK adalah kewenangan Pemerintah Pusat sedangan Bupati hanya mengusulkan.
Pada kesempatan tersebut, menyampaikan tahun 2024 ini akan mengusulkan 700 orang PPPK, untuk guru, Kesehatan, dan Teknis. Bahkan pada tahun 2025 Bupati Epyardi Asda bertekad untuk menuntaskan seluruhnya.
Bupati Epyardi Asda juga menegaskan akan mengusulkan semua formasi yang ada, termasuk guru mata pelajaran, Penjaga Sekolah, dan Operator Sekolah.
Dalam sesi diskusi dengan para guru honorer tersebut, terlihat juga Bupati Epyardi sesekali bercengkarama, yang disambut tepuk tangan oleh para guru tersebut.
Para guru honorer bergantian menyampaikan kepada Bupati Eyardi Asda supaya dirinya diperjuangkan untuk diangkat menjadi ASN.
Menanggapi semua usulan dari guru honorer tersebut, Bupati Epyardi Asda mengaskan selagi dirinya jadi Bupati, akan selalu berjuang untuk masyarakatnya, termasuk memperjuangkan guru honorer supaya bisa diangkat menjadi ASN sepanjang sesuai dengan aturan yang berlaku.

BACA JUGA:
Bupati Epyardi Asda Kunjungi Korban Dugaan Pemerkosaan Yang Melibatkan Ketua DPRD Solok
Atensi Masyarakat Sungai Abu Kabupaten Solok Terhadap Guru Honorer
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Solok, Zainal Jusmar dalam laporannya menyampaikan bahwa semua yang hadir di ruangan Solok Nan Indah adalah Guru Honorer, ada yang sudah P2, P3, dan ada yang belum.
Menurut Zainal Jusmar lagi, para guru honorer selalu mendesak dan meminta dirinya untuk mempertemukan mereka dengan Bupati Epyardi Asda. Banyak harapan yang ingin disampaikannya kepada Bupati.
Dikatakan Zainal Jusmar, P1 adalah Kode Pelamar PPPK/P3K Pelamar prioritas yang merupakan THK-II, Guru Non-ASN, Lulusan PPG dan Guru Swasta yang memenuhi Nilai Ambang Batas pada Seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru Tahun 2021 dan belum pernah dinyatakan lulus pada seleksi PPPK Jabatan Fungsional guru periode sebelumnya.
Sedangkan P2 adalah Kode Pelamar PPPK/P3K Pelamar prioritas yang merupakan THK-II, Guru Non-ASN, Lulusan PPG dan Guru Swasta yang memenuhi Nilai Ambang Batas pada Seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru yang tidak termasuk P1.
Selanjutnya menurut Zainal Jusmar lagi, P3 adalah kode Pelamar PPPK/P3K Pelamar Prioritas yang merupakan Guru non-ASN di sekolah negeri yang terdaftar di Dapodik dan memiliki masa kerja paling rendah 3 tahun dan bukan termasuk dalam P1.
Pada kegiatan ini diikuti oleh Lebih dari 500 Pendidik dan Tenaga Kependidikan P2, P3 dan Honorer se-Kabupaten Solok.
Tak hanya itu, Zainal Jusmar juga menyebut, Saat ini Pemeda Kabupaten Solok telah meluluskan P1 sebanyak 133 orang semua telah dilantik, dan masih ada 400 orang lagi yang akan dilantik pada tahap selanjutnya.*(Nazwir Koto)
