oleh

Terkesan Diabaikan, Pembangunan Jembatan Penghubung Lebong Gajah Dan Srimulya Timbulkan Tanya

Jembatan Penghubung Kelurahan Lebong Gajah Dan Kelurahan Srimulya

Nkripost, Palembang – Proyek Infrastruktur Jembatan penghubung antar dua Kelurahan yakni Kelurahan Lebong Gajah dan Kelurahan Srimulya yang terletak di Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang Sumatera Selatan yang dimulai 2019 ini sangat dinanti oleh warga setempat bahkan juga masyarakat umum selaku pengguna jalan. 

Pasalnya  keluhan masyarakat sering terjadi dikala saat terjadi jatuhnya pengguna jembatan tersebut sehingga menimbulkan luka-luka karena terjatuh melintasi alur jembatan tak layak. 

Menurut salah satu warga Syamsir (35) kamis (17/2) jembatan tersebut sangat dibutuhkan warga, mengingat bisa menghubungkan dua jalan, yakni jalan Karya 60 dengan jalan Karya 3 Lebong Gajah. Timbul pertanyaan kepada penjabat setempat baik Lurah maupun Camat pun terungkap. “Dari 2019 mengapa tak juga diselesaikan.?”

“Kemarin kami dengar – dengar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang melalui Kepala Bidang Bina Marga (Kabid) BM Ir. Yudha Fardyansyah menyampaikan dipastikan akan berlanjut di 2020. “Nilai untuk pembangunan lanjutan sebesar Rp 1,2 Miliar, dengan proses tender lagi,” ungkap Syamsir menirukan ucapan Kepala Bidang Bina Marga (Kabid) BM Ir. Yudha Fardyansyah.

Camat sematang borang Tris septiawan. SSTP.MH mengatakan, “Terkait belum selesainya pembangunan jembatan penghubung antara kelurahan Srimulya dan lebung gajah, sudah pernah kami tinjau di awal tahun 2020 yang lalu, serta juga mendengarkan harapan masyarakat terkait jembatan tersebut.

Dan sudah kami sampaikan dan koordinasikan dengan Dinas PUPR, yang menyampaikan pada waktu itu merencanakan tuk kegiatan penyelesaian jembatan tersebut.

Tuk info lebih lanjut, akan coba kami koordinasikan lagi dengan Dinas terkait, dan kita berharap pembangunan tersebut bisa berlanjut dan selesai.” ujar Camat sematang borang Tris septiawan. SSTP.MH saat ditemui diruang kerjanya.

Terpisah Yuli (32) yang juga warga berharap Pemerintah dapat segera menyelesaikan Jembatan tersebut.

“jembatan ini hanya bisa dilalui motor itu pun bergantian, saya berharap diselesaikannya jembatan ini nanti bisa dilewati mobil juga”terangnya.(Adi)

BAGIKAN :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed